Komplotan Alek Gunawan Cs Didor

Budi Suharto als Budi 25 Tahun. Islam. Swasta. Jl. jendral Muhamad Hasan gang Harapan Dua Rt.04 Kel. Mesat Seni kec. Llg timur

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU– Budi Suharto alias Budi (25), warga Jalan Jendral Muhamad Hasan Gang Harapan Dua Rt.04 Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur II, diringkus , Kamis, 23 Januari 2020 sekira pukul 17.30 WIB.
Salah seorang komplotan Alex Gunawan Cs ini terpaksa didor bagian kakinya, karena saat ditangkap melakukan perlawanan tanpa menghiraukan tembakan peringatan petugas. Dia diduga mencuri motor milik korban Dedi Asmir (45), warga Jalan Kelapa Gading Rt.04 Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I diringkus anggota Polsek Lubuklinggau Barat, Sabtu, 30 Nopember April 2019 sekira pukul 03.00 WIB.

Muat Lebih

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat didampingi kasubag humas mengatakan, Sabtu, 30 Nopember 2019 Sekitar pukul 03.00 WIB, Pelaku sebanyak tiga orang masuk ke dalam rumah korban dengan cara mendongkel pintu jendela dan mengambil satu Unit sepeda motor jenis Honda Kirana warna Hitam. Salah satu pelaku langsung membawa sepeda motor milik korban ke daerah Kepala Curup untuk dijual. Dan keesokan harinya tersangka mendapat jatah hasil menjual sepeda motor tersebut sebesar Rp 300.000 ( tiga ratus ribu rupiah).
“Kamis, 23 Januari 2020 sekira pukul 17.30 WIB, Kanit Reskrim AIPTU Paisal mendapat informasi bahwa salah satu Pelaku Pencurian kelompok Alek Gunawan (yang sudah diamankan di Polres Lubuklinggau) atas nama Budi ada di rumahnya,” katanya.
Lalu tanpa menunggu lama langsung dilakukan penyelidkan tentang Info tersebut dan ternyata memang benar pelaku lagi duduk santai di Pos Ronda samping rumahnya. Saat itu juga pelaku langsung diamankan dan dilakukan introgasi bahwa pelaku selain ikut melakukan atau membantu tersangka Alek Gunawan Cs.
Pelaku juga melakukan di Tiga TKP di wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Barat, dan pada saat pelaku diminta menunjukkan tempat, dirinya melakukan pencurian lalu pelaku berusaha melarikan diri dan dilakukan tembakan peringatan tetapi pelaku tidak mengindahkannya sehingga petugas melakukan tembakan kearah kaki, dan akhirnya pelaku dapat diamankan. “Hasil introgasi, bahwa pelaku setiap melakukan pencurian selalu bersama Toh Wir Jolo Gandut (DPO),” pungkasnya. (Agus)