Kondisi Sekolah “Mengkhawatirkan”

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : RAHMAT/KONTRIBUTOR HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>KHAWATIR : </strong>Kondisi bangunan SD Negeri 1 Bingin Teluk, di Dusun 3 Desa Beringin Makmur 1, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara semakin mengkhawatirkan. Terlihat plafon bangunan sudah bolong dan banyak yang runtuh.

Silampari Online,

MURATARA – Kondisi bangunan SD Negeri 1 Bingin Teluk, di Dusun 3 Desa Beringin Makmur 1, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) semakin mengkhawatirkan.

Muat Lebih

“Kondisinya saat ini semakin parah, tahun lalu tidak dibangun, kalau tahun ini tidak dibangun lagi, keterlaluan,” kata Ketua Komite SD Negeri 1 Bingin Teluk, Edi Sastra saat dihubungi Harian Silampari, kemarin.

Menurutnya, sekolah yang berada sekitar 35 kilometer dari ibukota Kabupaten Muratara ini sudah belasan tahun tidak dilakukan perbaikan, padahal kondisinya sangat memprihatinkan.

“Sudah belasan tahun kondisinya seperti ini, pernah juga direhab ringan, tapi yang di depan saja, yang di belakang tidak, makanya sekolah ini bagus di depannya saja,” ujar dia.

Lebih mengkhawatirkan lagi kata Edi ketika hujan mengguyur saat proses belajar mengajar berlangsung, karena kondisi plafon bangunan sekolah yang sudah lapuk dan bocor membuat air hujan masuk ke dalam kelas.

“Kalau hujan air masuk ke dalam kelas, anak-anak jadi tidak belajar, karena diminta guru keluar kelas, takut plafon runtuh, apalagi hujannya disertai angin kencang,” katanya.

Dia berharap pemerintah Kabupaten Muratara prihatin dengan kondisi SD Negeri 1 Bingin Teluk, apalagi katanya pihak Dinas Pendidikan Muratara sudah sering melihat langsung kondisi sekolah tersebut.

“Kami minta tolong diperhatikan, karena kondisinya sangat parah, kami takut nanti terjadi apa-apa dengan anak kami, dan itu jangan sampai terjadi, makanya harus segera diperbaiki,” pintanya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Bingin Teluk, Zubaidah menuturkan kondisi sekolah yang dipimpinnya saat ini memang kian mengkhawatirkan, bahkan beberapa atap sekolah dan plafon ruang kelas sudah runtuh.

Pihaknya terus berupaya menyampaikan permohonan pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Muratara agar sekolah yang berdiri sejak tahun 1983 itu segera dilakukan rehab berat.

“Permohonan sudah kami sampaikan, bahkan pihak Dinas Pendidikan sendiri sudah pernah melihat langsung ke sini,” ujarnya.

Dia berharap, gedung SD Negeri 1 Bingin Teluk secepatnya diperbaiki, agar guru dan siswa tidak khawatir lagi dari ancaman plafon runtuh, sehingga proses belajar mengajar bisa aman dan nyaman. (KHS-01)