Korban Ditombak Tiga Kali dalam Mobil

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>HUJAM :</strong> Pelaku pembunuhan Badarudin (56) warga desa Kampung Jeruk kecamatan Binduriang menghujam Tombak kepada Korban Musta yang merupakan tetangganya sendiri sedang mengemudi angkutan desa.Hal ini tergambar dalam rekontruksi yang digelar dimapolres Rejang Lebong

Silampari Online,

REJANG LEBONG – Penyidik polres Rejang Lebong selasa (15/1) mengelar rekontruksi pembunuhan Musta yang terjadi 30 Desember lalu di desa Kampung Jeruk kecamatan Binduriang yang dilakukan oleh Badarudin (56) yang merupakan tetangganya sendiri gara-gara serempetan berujung pembunuhan.

Dalam rekontruksi yang digelar dihalaman Mapolres Rejang Lebong terdapat 22 adegan yang diperagakan oleh tersangka Badarudin dengan adegan pertama tersangka mengendarai mobil angkutan desanya hendak menuju simpang ampu merah Sukarajo dan melintas dijalan Hasyim azhari pasar atas Curup.

Saat itu juga, ia mengelak lobang mobil tersangka bersenggolan dengan mobil yang digunakan korban Musta sehinga bertengkar mulut sehingga korban memukul korban tepat menegani bagian pelipis mata tersangka sehingga tersangka juga hendak memukul korban namun penumpang mobil kedua angutan desa tersebut berteriak sehinga tidak terjadi.

Kemudian korban kembali lagi kemobil dengan mengancam “Awas Kamu Lewat Air Apo” kemudian korban mengemudikan mobil kea rah Lubuk Linggau untuk mengantarkan penumpangnnya.

Tersangka menaruh dendam sehingga pulang kerumahnya didesa kampung jeruk untuk mempersiapakan senjata tajam jenis tombak setelah sekitar 30 menit tersangka menunggu dirumahnya, korban melintas dan pada adegan ke 9 korban memundurkan mobilnya menghadang mobil Musta yang hendak melintas sehingga laju kendaraan lamban.

Kemudian keluar lagi kata –kata kotor dari tersangka “ Kalu Kau Melawan Nian Aku Tunggu Di Air Apo Nagcuk Induk Kau “ sehingga tersangka naik pitam dan langsung menghujamkan tombak babi ke bagian dada korban yang mengemudi dengan lamban.

Kemudian dilajutkan lagi dengan tombakan kedua namun sempat dilerai saksi Bustomi warga setempat, karena kalah kuat tersangka kembali mengejar korban yang berusaha keluar dari mobil dan menusukkan tombak lagi, sehingga terjatuh bersimbah darah.

“Hasil rekontruksi yang tergambar dari pembunuhan ini tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup dan maksimal hukuman mati, setelah berkasnya lengkap akan segera kita limpahkan ke pihak kejaksaan Rejang Lebong “ singkat kanit reskrim M.Azhara K.SH.(HS-06)