KPU Targetkan Partisipasi Pemilih Sebesar 85 Persen

Silampari Online,

EMPAT LAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang, berharap partisipasi pemilih saat pemilukada serentak yang digelar tanggal 27 Juni 2018 mendatang, sebesar 85 persen melebihi jumlah partisipasi pemilukada 2013 lalu yang hanya 78 persen jumlah pemilih.
Harapan tersebut disampaikan Ketua KPU Empat Lawang, Mobius Alhazan saat menyampaikan sambutannya dalam acara louching pemilukada serentak 2018, di kawasan Pulo Emass, Minggu (21/1) sekitar jam 15.00 WIB.
“Acara ini merupakan bagian tahapan KPU untuk mensasar dan memberikan sosialisasi kepada pemilih agar partisipasi masyarakat Kabupaten Empat Lawang, meningkat dari pilkada sebelumnya mencapai 78 persen dan saya berharap pilkada kali ini partisipasi pemilih mencapai 85 persen, melampaui targer nasional,” ungkap Mobius.
Keyakinan dirinya itu, setelah melihat antusiasi penyelenggara, baik itu Panwaslu, PPK dan PPS yang telah mensosialisasikan ke masyarakat jika pada tanggal 27 Juni mendatang adalah hari pencoblosan. “Selain itu juga saya melihat antusis teman-teman bakal pasangan calon. Saya lihat banyak sekali sosialisasi yang dilakukan bakal pasangan calon, yang menyatakan bahwa pada tanggal 27 Juni adalah pilkada serentak,” ucapnya.
Dikatakannya, sosialisasi yang dsampaikan bakal pasangan calon ini cukup membantu pihak KPU Empat Lawang, dalam menyukseskan pilkada serentak tersebut. “Karena itu, target 85 persen bukanlah berlebihan, tapi realistis,” jelasnya.
Asisten I Pemkab Empat Lawang, Rachmat Riandy mengharapkan Pilkada mendatang bisa berjalan lancar, aman dan tertib. Setelah launching ini, KPU telah siap menggelar Pilkada mendatang.
“Kami mengharapkan Pilkada bisa berjalan lancar. Khusus untuk para PNS diminta netral tidak memihak siapapun dan tetap melayani semua masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sumsel, H Aspahani mengatakan, bakal pasangan calon harus siap menang dan siap mengakui kemenangan pihak lain. “Karena, kalau siap kalah, saya rasa tidak ada yang siap kalah. Tapi mengakui kemenangan adalah bentuk kesiapan kita dalam mengikuti pilkada ini,” terangnya.
Aspahani juga mengatakan, sikap siap mengakui kekalaahan ini merupakan sikap yang perlu ditanamkan, karena dirinya yakin, setiap bakal pasangan calon satu sama lain, masih ada hubungan kekeluargaan dan pemilihan ini bertujuan untuk memakmurkan masyarakat semuanya.
“Rakyat menunggu dan ingin mendapatkan pemimpin yang mencintai rakyatnya dan mampu dan amanah. Saya yakin seluruh bakal calon akan mampu menundukan hati rakyat, hingga nanti akhirnya rakyat jugalah yang menentukan pilihannya,” imbuhnya. (HS-04)