Lagi, BB Sabu Didapat dari Kepala Curup Gagal Edar di Lubuklinggau

 

SILAMPARI ONLINE, LUBUKLINGGAU-

Bacaan Lainnya

Eko Waluyu alias Eko (39), Buruh Harian Lepas (BHL), warga Jalan Puskesmas Taba No. 047 Rt. 003 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuk Linggau Timur II Kota Lubuk Linggau diringkus anggota Satnarkoba Polres Lubuklinggau.

Dia ditangkap rumahnya, Jalan Puskesmas Taba No. 047 Rt. 003 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuk Linggau Timur II Kota Lubuk Linggau, karena diduga melakukan penyalahgunaan narkotika yakni menyimpan sabu sabu.

Saat penggeledahan, Polisi mendapati Barang Bukti (BB), 3 (tiga) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.68 gram. Selanjutnya, 1 (satu) lenting daun-daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dengan berat keseluruhan 0.47 gram yang disimpan didalam kotak rokok samporna mild.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa melalui Kasat Narkoba Iptu Sofyan Hadi dalam press rilisnya mengatakan, Senin, 10 Agustus 2020 sekira pukul 23.30 wib, tim sat narkoba menangkap tersangka Eko di rumahnya.
“Karena adanya informasi dari masyarakat bahwa di TKP sering penyalahgunaan dan pengedaran gelap Narkotika jenis shabu lalu dilakukan lidik dan benar,” kata Kasat.

Lanjut mantan Kapolsek Lubuklinggau Barat ini, pihaknya bergerak cepat melakukan penangkapan dan penggeledahan dirumah tersangka didapati barang bukti berupa 3 (tiga) bungkus plastik klip berisikan kristal-kristal putih yang diduga Narkotika jenis shabu dengan berat keseluruhan 0.68 gram yang disimpan di kantong sebelah kiri dan 1 (satu) lenting daun-daun kering yang diduga Narkotika jenis ganja dengan berat keseluruhan 0.47 gram yang disimpan didalam kotak rokok samporna mild.
“Setelah dilakukan intrograsi barang bukti tersebut diperoleh oleh tersangka dari Mamang yang beralamat di Desa Kepala Curup Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Guna kepentingan penyidikan, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polres Lubuk Linggau. Karena tersangka tanla hak atau melawan huku menawarkan untuk dijual, menjual, membeli menjadi perantara jual beli dan memiliki, menguasai, menyimpan Narkotika Golongan I, maka ia diancam Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka Eko diancam pidana 5 tahun lebih,” tegasnya. (Rilis/Silampari Online)