Lantak Sisir Narkoba Hingga Pelosok Dusun

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS-Peredaran Narkotika dan Bahan-bahan Obatan Berbahaya (Narkoba) tidak hanya di pusat perkotaan namun sudah sampai ke pelosok desa dan Rukun Tetangga (RT). Menyikapi hal itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Musi Rawas melakukan berbagai terobosan pencegahan sejak dini, salah satunya membentuk Laskar Anti Narkoba (Lantak). Tim Lantak ini akan dikukuhkan pada November 2019 oleh Bupati Mura H Hendra Gunawan di Pemkab Mura.

Muat Lebih

Kepala BNN Mura Hendra Amoer mengatakan, pihaknya membentuk tim Lantak ini karena dalam penanganan narkoba bukan hanya tugas pemerintah dalam hal ini BNN saja melainkan melibatkan semua komponen masyarakat. Pembentukan ini sesuai Pasal 104 uu 35 tahun 2009.
“Tim Lantak sudah dibentuk tinggal pengukuhan,” ujarnya.

LANTAK adalah Agen P4GN yg berasal dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Mereka merupakan relawan yang bekerja tanpa pamrih dalam rangka menumbuhkan ketahanan diri masyarakat dilingkunganya terhadap ancaman bahaya narkoba. Anggota Lantak direkrut dusun dan RT, dengan rincian satu dusun orang dan satu RT satu petugas. Total seluruhnya, 1110 orang lantak. Lanjut dia, Lantak ini merupakan agen yang bertugas pencegahan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba (P4GN).
“Mereka (Lantak) dapat memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan rehabilitas, sebab selama ini merasa takut ditangkap bila melapor. Nah, dengan tim lantak bisa memberikan pemahaman dan pencegahan dini terkait bahaya narkoba,” jelasnya.

Masih dijelaskannya, petugas Lantak juga dapat memberikan edukasi kepada keluarga, bahkan kedepan bisa bergabung dengan posyandu di dusun untuk sosialisasi P4GN. “Nanti Lantak sosialisasi di posyandu,” pungkasnya.

Laporan : Agus Hubya H