Launching Posko dan Kampung Tangkal Covid-19 Menuju New Normal

LAUNCHING : Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad didampingi Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu dan Dandim 0405/Lahat serta pejabat OPD saat me-launching Posko Covid-19, Selasa (2/6). Foto : Fahrurozi/Harian Silampari.

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – Posko Covid-19 di Kabupaten Empat Lawang resmi di-launching, dan diresmikan langsung oleh Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad.

Posko Covid-19 tersebut, merupakan salah satu bagian dari kampung tangkal Covid-19, yang merupakan gagasan dari Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Eko Indra Heri.

Bacaan Lainnya

Kapolres Empat Lawang, AKBP Wahyu mengatakan, kampung ini disiapkan untuk menghadapi covid-19 dalam rangka menuju New Normal.

“Apa itu New Normal, yaitu siap menghadapi tatanan kehidupan yang baru dengan mematuhi protokol kesehatan. Harus memakai masker, cuci tangan setiap selesai kegiatan dan harus jaga jarak,” kata Wahyu saat lounching Posko Covid-19 di Kelurahan Tanjung Kupang Kecamtan Tebing Tinggi, Selasa (2/6).

Kampung ini lanjut Wahyu, terdiri dari Babinsa, Bhabinkantibmas dan petugas gabungan dari kelurahan dan tenaga kesehatan.

“Ini fungsinya untuk mendeteksi siapa saja yang datang, dan mendetekasi kalau ada masyarakat yang memiliki gejala-gejala harus diselidiki. Selain itu ada ketahanan pangan sebagai kesiapan kita dalam mengahadapi covid-19 ini,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang, H Joncik Muhammad, menjelaskan posko ini merupakan bagian dari menuju new normal yang kebetulan Empat Lawang masuk dari 102 daerah di Indonesia yang menerapkan New Normal.

“Saya sedikit kaget ternyata pemerintah pusat menetapkan Empat Lawang masuk dalam penerapan New Normal, ini sungguh luar biasa,” jelasnya.

Dilanjutkannya, ada Empat posko yaitu di Kelurahan Tanjung Kupang, Kelurahan Pasar (Tanjung Beringin), Desa Kemang Manis dan Desa Lampar Baru.

“New Normal itu kehidupan tatanan yang baru, dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti makai masker, cuci tangan, jaga barak, ini harus diterapkan untuk kehidupan masyarakat yang baru,” ungkapnya.

New Normal ini sambung Joncik, di lakukan agar Ekonomi Indonesia tidak ambruk, dan New Normal ini berbeda dengan kehidupan sebelum wabah covid-19.

“Sebab New Normal ini adalah tatanan kehidupan kita yang baru, dengan menerapkan protokol kesehatan. Dan kita selaku Pemerintah harus memberikan contoh kepada masyarakat, kalau kita minta rakyat pakai masker kita harus pakai masker, kalau kita minta jaga jarak kita yang mulai,” tandasnya. (frz)