Lembaga Survey Pilkada 2020, Wajib Daftar ke KPU Mura

Komisioner KPU Mura Syarifuddin (kanan)

SILAMPARI ONLINE,

MUSIRAWAS– Pendaftaran Lembaga Survey, pelaksana hitung cepat dan pemantau pemilihan sudah di buka KPU Musi Rawas sejak tanggal 1 November 2019 namun sampai saat ini belum ada satupun lembaga yang mendaftar.

Bacaan Lainnya

Divisi Sosialisasi,Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Mura, Syarifudin membenarkan hal tersebut ketika di wawancarai Harian Silampari di ruangannya, Senin (9/12).

Disinggung terkait jika tidak adanya lembaga Survey, Hitung Cepat dan Pemantau Pemilihan yang mendaftar syarifudin mengatakan tidak akan mempengaruhi pelaksanaan pemilihan nantinya.  “Kami tidak memaksa lembaga yang bersangkutan mendaftar jikapun nanti ada lembaga tersebut yang mendaftar fungsinya agar dapat menjadi wadah partisipasi masyarakat,”ujarnya.

Memang ada perbedaan aturan terkait pendaftaran lembaga Hitung Cepat dan Pemantau Pemilihan di Pilkada serentak 2020 jika di Pemilu kemarin pendaftarannya langsung melalui KPU Pusat namun di Pilkada nanti kewenangan tersebut berada di KPU Kabupaten/Kota sesuai Pasal 47 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2017 Tentang Sosialisasi,Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota.

Penutupan pendaftaran sendiri memang masih cukup lama yakni tanggal 23 Agustus 2020 untuk Lembaga Survey dan Pelaksana Hitungan Cepat dan tanggal 16 September 2020 untuk Pemantau Pemilihan.

Syarifudin pun berharap ada lembaga yang segera mendaftar agar menjadi “barometer” aspirasi masyarakat dalam pilkada kedepan. Harapannya lembaga yang mendaftar memang lembaga-lembaga yang profesional bekerja menjalankan fungsinya sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat valid dan sesuai fakta di lapangan,”tutupnya.(CW-01)