Lima Siswi SMPN 8 Turut Andil Rebut Juara

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>JUARA : </strong> Siswi SMPN 8 bersama guru orlahraga mereka Ujang Kaidin ketika foto bersama usai meraih juara 1 di turnamen futsal wanita 2019

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU– Lima pelajar putri SMP Negeri 8 Lubuklinggau tergabung dalam klub futsal putri Princes Forza berhasil meraih juara 1 di turnament futsal wanita 2019.

Muat Lebih

Kelima pelajar putri tersebut yakni Rizky Cahyani Lubis, Pepsi, Tiara Febri Yanti, Suluh Asmarisya dan Anggun.

Dikatakan Kepala SMPN 8 Lubuklinggau Niswanti melalui Guru Olahraga Ujang Kaidin membenarkan kelima pelajarnya ikut turnamen futsal wanita dan klub mereka berhasil meraih juara 1 di turnamen yang digelar oleh KK Sport di lapangan futsal Forza.

“Dibabak final Minggu (20/1) kebetulan saya menonton langsung, anak didik kita berhasil mengalahkan tim futsal putri STKIP PGRI Lubuklinggau,”kata Ujang.

Dengan prestasi tersebut SMPN 8 Lubuklinggau telah banyak mengukir prestasi diawal tahun ini, dari turnamen voli di MAN 2, Caroline, serta video klip di FB yang diapresiasi netizen cukup positif. Dikatakan Ujang, tidak ada yang instan untuk mencapai prestasi-prestasi itu. Semuanya ada proses, dimulai dari kegiatan ekskul yang aktif, dan pertandingan persahabatan yang sering mereka gelar.

“Inilah hasil dari pertandingan persahabatan yang sering kita gelar selama ini, baik pelajar putra-putri kita berhasil menunjukan bakat mereka, setiap event yang kita ikuti, pasti mendapatkan hadiah, alhamdulilah kita bersyukur sekali,”ujarnya.

Ujang menuturkan setiap perlombaan kedepan akan mereka coba ikuti, hal itu upaya uji tanding,atau melihat hasil latihan selama ini. Dengan perlombaanlah akan melihat perkembangan latihan yang telah diikuti anak didik.

“Sebenarnya bukan menang kalah yang jadi target utama, melainkan meningkatkan rasa percaya diri dan mental tanding pelajar, sungguh kita tidak tahu mereka ini nanti akan jadi apa, bisa saja menjadi atlet nasional, jika itu terjadi,ada rasa bangga bagi kita, karena kita ikut terlibat membentuk mental mereka,”pungkasnya.(HS-02)