Lima Unit Rumah Dirusak

Silampari Online, 

EMPAT LAWANG – Sekitar 20 orang yang diduga warga dari Desa Benteng Kecamatan Muara Pinang, melakukan pengerusakan sedikit lima unit rumah di Desa Sapa Panjang, Kecamatan Muara Pinang, Kamis (8/2) sekitar jam 8.00 WIB.  Adapun lima rumah yang mengalami kerusakan yakni Rumah Nuh (almarhum), Lukman (55), Amran (55) dan Damiri (50). Kendati sempat terjadi kericuhan namun tidak ada korban jiwa dan sampai dengan berita ini naik cetak, kondisi sudah kembali kondusif dan aman terkendali.

Muat Lebih

Pengerusakan tersebut diduga dipicu terungkapnya pelaku tindak pidana Curas atau Begal terhadap korban atasnama Pandi, warga Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang,  pada tahun 2013 lalu, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Beberapa sumber Harian Silampari mengatakan, awalnya ada informasi bahwa telah diamankan pelaku penodongan dan pembakaran travel yang terjadi di Lintang pada 2014 lalu. Pelaku ini juga mengungkapkan semua kejadian yang pernah dilakukannya terhadap korban Pandi, hingga menyebabkan korban tewas.

Namun, saat didatangi oleh pihak keluarga korban, ternyata tidak mendapat itikad baik atau perdamaian dari pihak keluarga pelaku sehingga menimbulkan kemarahan pihak keluarga korban begal, sehingga terjadilah aksi pengerusakan terhadap rumah keluarga pelaku begal tersebut sebagai bentuk kekecewaan dan pelampisan amarah dari keluarga korban.

Camat Muara Pinang, Junaidi Amin saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengerusakan rumah, namun kondisi tersebut dikatakannya sudah kembali kondusif dan normal. Sekitar pukul 09.00 Wib masa dari Desa Talang Benteng, sudah meninggalkan tempat kejadian.

“Yah, benar tapi sekarang sudah kondusif, situasi aman terkendali,” katanya.

Sementara itu, Danramil 405-06 Muara Pinang, Kapten (Inf) Sudiman turut membenarkan adanya kejadian tersebut. Diapun mengatakan sampai dengan sore ini situasi di Desa Sapa Panjang sudah kondusif dan tidak lagi keributan. (HS-04)