Linggau Zona Merah Pilkada 2018

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU –Mengejutkan. Kota Lubuklinggau yang memiliki slogan ‘Sebiduk Semare’ termasuk peringkat kedua daerah yang masuk zona merah, dalam pemetaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Sumsel. Secara nasional, Lubuklinggau masuk dalam top teen atau sepuluh besar daerah rawan konflik. Sementara untuk peringkat pertama daerah rawan konflik di Kabupaten Empat Lawang.

Muat Lebih

“Data ini merupakan paparan Kapolda saat rapat koordinasi (rakor), di Palembang, pada Januari lalu (2018),” kata komisioner KPU Deby Ariyanto, Kamis (8/2).

Menurut Deby, iklim politik di Kota Lubuklinggau sebenarnya relatif kondusif. “Karena para bakal pasangan calon (bapaslon) Wako dan Wawako ini, orang-orang yang mapan secara mental dan sudah terbiasa mengikuti eksistasi politik,” jelas Deby.
Diharapkan tambah Deby, masuknya Lubuklinggau ke dalam zona merah wilayah rawan komlik pada pilkada 2018 hanya sebatas prediksi dan imej saja. Sebaliknya, tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan.
KPU sendiri, lanjut Deby, telah melakukan langkah koordinasi dengan pihak keamanan Polri dan TNI. Termasuk sesama penyelenggara pilkada yakni panwaslu, juga tim penghubung bapaslon untuk sama-sama menciptakan suasana yang kondusif. “ Silakan bergerak dan berpolitik secara santun dengan  memperhatikan prinsif-prinsif dan norma-norma yang tertuang dalam aturan yang ada,” tutur Deby.
Selain itu, dijelaskan Deby, KPU juga telah mengantisipasi dengan membuat aturan main, dalam penyelenggaraan kampanye. Sebagaimana yang tertuang dalam SK KPU No.15/HK.03.1.-Kpt/1673/KPU-Kot/I/2018  tentang pedomaan pelaksanaan kampanye pilwako dan wawako Lubuklinggau 2018.
Dalam keputusan KPU itu,  tertuang tentang aturan kampanye, jadwal kampanye, materi kampanye, metode kampanye. Termasuk soaal  Iklan lampanye di media masa. “Dengan keputusan itu diharapkan semua bapaslon mengikuti aturan main sesuai ketentuan yang ada sehingga pilkada damai di Kota Lubuklinggau dapat terwujud,” pungkasnya. (HS-01)