Satu Untuk Semua

Makmurkan Masjid Menuju Masyarakat Madani

0

WALIKOTA Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe bersama Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar hadir langsung pada saat safari Jumat di Masjid Al Kahfi Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Dalam safari Jumat ini, juga ikut hadir Asisten I Setda Kota Lubuklinggau H Ibnu Amin, Ketua DPRD Lubuklinggau H Rodi Wijaya, SKPD, Lurah dan Camat, Ketua Pengadilan Agama Negeri, Kapolsek serta tokoh-tokoh masyarakat yang saat menunaikan sholat jumat, Jumat (15/12).

Dalam safari Jumat, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe bahwa masjid salah satu tempat untuk menyatukan keragaman untuk hidup damai dan bermasyarakat. Sebab, dimasjid tempat berkumpul masyarakat. “Yang penting, bagaimana menjadikan masjid jadi makmur. Setelah itu, barulah orang-orang di dalamnya,” ungkap pejabat nomor satu di kota berslogan sebiduk semare ini.

Pemeritah Kota Lubuklinggau terus berkomitmen dalam melaksanakan program keagamaan dengan memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid se-Kota Lubuklinggau. Bahkan sampai saat ini, lebih dari 200 Masjid sudah dibantu dalam hal pembangunannya.

Namun, kata Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe ini belum bisa mewujudkan seperti masjid yang serba lengkap lainnya. Sebab, anggaran tidak mencukupi untuk penambahan fasilitas lainnya. “Yang jelas, jika tuhan masih memberi saya kepercayaan, 2018 nanti semuanya itu pasti akan kita realisasikan,” ucapnya.

Nan mengakui, jika mengandalkan anggaran pemerintah itu semua tidak akan mungkin, karena anggaran belum mencukupi. Jadi, untuk itulah gunanya kas masjid. “Kas masjid diperuntukkan untuk pembangunan masjid, setalah masjid itu makmur barulah bagaimana memikirkan kemakmuran jemaahnya. Tapi, kalau kita bersatu maka, semua hal pasti akan mudah,” katanya.

Nanan mencontohkan awal berdirinya Bank BRI. Sebab, BRI berawal dari kas masjid. Melalui kas itulah mereka memakmurkan masjid dan jemaahnya. Artinya, kita bisa mampu memakmurkan jemaah, kalau kita bersama-sama bisa mengatasi permasalahan itu. “Misalnya, satu kelurahan ada satu lurah,  dibawahnya lagi juga ada RT. Jika itu, digabungkan atau bersatu maka, permasalahan itu pasti mudah diselesaikan dengan bersama-sama,” jelasnya.

Nanan berharap semuanya itu bisa diatasi jika bersama-sama satu sama lainnya bersatu. “Kalau kompak dan bersatu masjid akan makmur dan jemaahnya juga akan makmur,” pungkasnya.(HS-07)

Komentar
Loading...