MAN 2 Lubuklinggau Rutin Tiap Tahun Kurban Dua Ekor Sapi

SILAMPARI ONLINE

LUBUKLINGGAU –Masih dihari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, semua sekolah melaksanakan kurban. Tidak terkecuali, Madrasah Stanawiyah Negeri (MAN) 2 Lubuklinggau. Sekolah ini mengkurbankan dua ekor kambing dan dua ekor sapi, Senin (12/8).
“Alhamdulillah, tahun ini kita berkurban lagi dengan dua ekor kambing dan dua ekor sapi,” ujar Kepala MAN 2 Saipul kepada Harian Silampari di tempat pemotongan kurban.
Pembagian hewan kurban sendiri, kata dia, disamping untuk keluarga besar MAN 2 Lubuklinggau juga didistribusikan ke lingkungan warga sekitar sekolah, maupun anak-anak didik (pelajar, red) yang berhak menerima kurban.
“Warga yang kita bagikan kurban ini, sudah kita jajaki dan sudah kita pantau jadi ada beberapa guru dan penjaga sekolah untuk mengecek rumah warga yang memang berhak mendapatkan itu,” ucap Saipul.
Hewan kurban itu patungan dari guru guru dengan pola sistem arisan. Satu ekor sapi untuk tujuh orang jiwa. Artinya, dua ekor sapi itu ada 14 orang guru yang ikut arisan di tahun ini. Sedangkan tahun 2018, juga melaksanakan kurbankan 2 ekor sapi dan 1 ekor kambing.
“Kami memang membatasi jangan terlalu banyak, maksimal 1 tahun itu 2 ekor, yang kita takuti kalau nanti kurbannya 4 ekor atau 5 ekor pada saat tahun selanjutnya tidak ada kurban lagi. Itulah yang kita takuti, jadi untuk kurban kita tetap stabil 2 ekor saja,” jelasnya.
Berkurban ini merupakan sunahnya rasull, ditambahkannya, apa yang diamanahkan dan pembelajaran oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Yakni berkurban itu tidak hanya beribadah kepada allah swt, tetapi juga panggilan sosial setiap manusia bagi mereka yang mampu. “Disyariatkan untuk berkurban tidak hanya seumur hidup satu tahun tetapi kalau bisa setiap tahun,” pungkasnya. (CW-01).