Man City vs Brunley: Buang Mental Pemalas

Para pemain Manchester City merayakan gol yang dicetak Kevin De Bruyne ke gawang West Ham United dalam laga tunda Premier League pekan ke-26 di Etihad Stadium, Kamis (20/2) dinihari (Anthony Devlin/AFP)

SILAMPARI ONLINE,

Selama 13 tahun berkarir sebagai pelatih, baru musim ini Pep Guardiola menghadapi jadwal yang padat. Usai menundukkan Arsenal tiga gol tanpa balas pada laga perdana Restart Premier League, Kamis (18/6) lalu, Kini, Sergio Aguero dkk bakal meladeni Burnley pada laga penutup matchweek ke-30, dini hari nanti WIB ( Live Mola TV, Pukul 02.00).

Bacaan Lainnya

Bagi Pep, liburan pandemik selama dua bulan lebih, membuat skuadnya kembali bugar untuk menjalani sejumlah laga penting. Ya, sebagai juara bertahan Liga Premier tahun lalu nyaris mustahil untuk kembali meraih trofi musim ini. Mau tak mau, mereka harus terus meraih poin penuh sembari menguntit sang calon juara Liverpool yang memimpin kompetisi. Jarak keduanya hanya 22 poin, ketika Liga Inggris hanya tersisa 9 pertandingan lagi.

“Skuad kami datang dengan kondisi fit. Mereka hanya sedikit letih karena waktu yang padat. Siapapun atlet di dunia, berlaga pada waktu dua sampai tiga hari tentu bisa membuat stress. Beruntung, kami tidak seperti itu,” ucap entrenador berpaspor Spanyol itu di situs resmi klub, Minggu (21/6).

Setelah melawan Burnley, The Citizen kembali berhadapan dengan laga krusial di Stamford Bridge,kandang Chelsea tiga hari kemudian. Sebelum akhirnya bertandang ke St James Park, melawan Newcastle United pada perempat final Piala FA, Senin (29/6) mendatang. Di tengah jadwal yang padat, Guardiola tetap percaya pada Starting XI saat ini. Ia mengaku tak ada rotasi besar-besaran pada timnya dan hanya mengandalkan lima pergantian setiap laga sesuai peraturan new normal Premier League.

“Saya tidak akan selalu mengganti 11 pemain setiap kali, tetapi saya akan menggunakan kesempatan untuk membuat lima pergantian di setiap pertandingan,” ujarnya.

Dua pemain City, John Stones (engkel) dan kiper Claudio Bravo (hamstring) juga diragukan kondisinya. Sementara Arsitek Burnley Sean Dyche tak bisa memainkan Johann Berg Gudmundsson (cedera betis), Ashley Barnes dan Chris Wood (keduanya cedera pangkal paha).

Meski demikian, komposisi pemain pilar tak berubah. Memasukkan kembali trisula mereka seperti Sergio Aguero, Raheem Sterling dan Bernardo Silva menjadi strategi yang pas untuk menumbangkan The Clarets- julukan Burnley- dini hari nanti. Bukan tak mungkin, Burnley tetap memakai gaya parkir bus menghadapi tim besar.

Dari catatan Premier League, anak asuh Sean Dyche tak terkalahkan dalam 7 pertandingan terakhir dan masuk dalam tim yang memiliki pertahanan terbaik di Liga Inggris. Selain itu, mereka hanya kebobolan 3 gol saja dalam periode tersebut. “Kami tidak dalam kondisi yang bagus karena tidak dapat menurunkan Ashley Barnes dan Chris Wood. Ini jelas situasi yang tidak kami inginkan karena mereka adalah pemain penting untuk tim,” pungkas Sean Dyche. SUMBER : fin.co.id