oleh

Manager Kimia Farma Tersangka Kasus Antigen Bekas Ternyata Warga Lubuklinggau

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Picandi Mosko (45), manager Kimia Farma, tersangka kasus antigen bekas di Bandara Kualanamu ternyata warga Griya Pasar Ikan, Jalan Lohan No. A.14-15, RT.7, Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau Sumsel.

Dan saat ini diketahui tersangka Picandi Mosko sedang membangun rumah mewah di depan rumah lamanya. Dan ruma tersebut saat ini sedang proses pengerjaan, yang berada di Jalan Merbau RT.7 Griya Pasar Ikan Kelurahan Simpang Periuk. Para pekerja bangunan pun berhenti melakukan pekerjaan karena diminta berhenti oleh kerabat Picandi

Menurut Antoni, salah seorang pekerja bangunan rumah tersangka, mereka pada hari Rabu (28/4/2021) masih bekerja, Kamis (29/4/2021) pagi saat kami datang, Nenek (kerabat Picandi, red) mengatakan tidak usah kerja, atau istirahat dulu. “Berhenti dulu kerja karena ada kerabat Picandi yang sakit di Padang. Kami sebenarnya mau ambil alat-alat tukang, tapi pagar di kunci,” katanya.

Senada dijelaskan pekerja lainnya Cecep, ia juga hendak mengambil alat-alat pertukangan karena hendak mudik ke Purwakarta, Jawa Barat. “Kami tidak bisa ambil,” tambahnya.

Keduanya juga tidak mengetahui kalau Picandi Mosko saat ini ditangkap bersama rekan-rekannya oleh petugas Polda Sumatera Utara dalam kasus penggunaan alat swab antigen bekas di Bandara Kualanamu. (mus/ne)