oleh

Masa Pandemi, Orang Tua Siswa Terbebani Kuota dan Beli LKS

Silampari Online,

KEPAHIANG, Ditengah masa pandemi covid 19, Sekolah Madrasah  Tsanawiyah Negeri (MtsN) 02 Kepahiang diduga  menjual lembaran kerja (LKS).  Kondisi saat ini, selain orang tua terbebani dengan biaya Kuota harus mengeluarkan uang sebesar Rp  182.000/semester untuk membeli LKS.

Hal ini tidak sesuai Permen no. 2 tahun 2008 pasal 11,tertuang dalam perpres no 87 thn 2016,dan dalam keputusan direktorat jendral pendidikan  Islam  no 511 tahun 2019 Bab lll hal 10. Kenapa ? Sebab, tidak menyurutkan langkah bagi pihak sekolah MTs Negeri 02 kepahiang. Dibandrol dengan harga per mata pelajaran Rp. 13000 permata pelajaran x 14 mapel = jumlah Rp.182.000/siswa.

Menaggapi hal tersebut  yang didapat informasi dari siswa dan wali murid, Ketua LSM NCW Kepahiang, Darul mengirimkan surat  klarifikasi kepada pihak sekolah mts 02 Kepahiang  didalam surat ber nomor 01/ncw/kph/1/2021.

Menanggapi surat klarifikasi tersebut, Supriyadi. S. Pdi,

Kepala MtsN 02 Kepahiang menjawab melalui surat tertulis no. B. 010/mts.07.06/hm.00/01/2021 yang berisikan bahwa

1.lembar kerja  siswa dijadikan  sebagai penunjang dalam proses pembelajaran  jarak jauh (ppj) selama masa pandemi covid 19 untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran.

2 Tidak ada paksaan dan tekanan dari pihak mts kepada siswa untuk membeli lks dengan berdasarkan surat pernyataan bermatrai orang tua/wali murid.

3. Pengadaan LKS di MtsN 02 juga sudah mendapat persetujuan dari pengurus komite demikian isi surat dari pihak sekolah yg ditanda tangani  kepala sekolah atas nama. Supriyadi. S. Pdi. (Dr)