Massa Pendukung Caleg Bentrok

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : AAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BENTROK : </strong>Terlihat aparat kepolisian dan Brimob saat mengamankan provokator dalam kegiatan pelatihan Dalmas menjelang pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 nanti di Polres Lubuklinggau, Kamis (24/1).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Suasana pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019 berujung bentrok. Puluhan massa menuntut KPU agar berlaku adil. Awal bentrok ini karena koordinator lapangan Fran tidak terima dan mengarahkan massanya untuk menyerang KPU.

Muat Lebih

Namun, terlihat tiga pleton personil sebanyak 235 orang yang terdiri dari aparat kepolisian dan Brimob berhasil menghadang massa tersebut. Ternyata kericuhan ini merupakan kegiatan pelatihan pengendalian Massa (Dalmas) dalam rangka pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 nanti.

Hadir langsung menyaksikan, Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono. Kapolres mengungkapkan bahwa dalmas merupakan unsur yang penting dikuasai oleh personil polisi dalam menghadapi situasi kontijensi khususnya pada momen pengamanan Pileg dan Pilpres nanti.

“Pelatihan dalmas dalam rangka pengangaman Pileg dan Pilpres.

Apabila kita menghadapi situasi pengamanan sampai mengeluarkan tim nantinya kita sudah siap,” ungkap Dwi.

Dijelaskannya, 3 pleton terdiri dari 2 pleton Polres Lubuklinggau dan 1 pleton dari Brimob. “Nanti kita akan dilaksanakan di KPU, sebelum disana kita mantap di Polres dulu baru ke tempat lain yang pas,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan menjelang perayaan imlek. Nanti, juga ada beberapa titik memang ada kegiatan seperti di Hotel Smart dan tempat ibadah Vihara dan klenteng.

“Kita tetap harus siap juga pengamanan apapun,”pungkasnya.(HS-01)