Masuk Dalam 4 Nominasi Terbaik tingkat Provinsi

SILAMPARI ONLINE, EMPAT LAWANG – TIM Penilai lomba Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020, mendatangi Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang.

Kedatangan tim penilai HATINYA PKK tingkat provinsi ini, karena desa ini didaulat mewakili Kabupaten Empat Lawang, mengikuti lomba HATINYA PKK tingkat provinsi tahun 2020.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDP3A) Kabupaten Empat Lawang, Agus Rochmad Basuki melalui Kabid Pembangunan Kawasan Pedesaan, Ice Apra Listiana SPd MM menjelaskan, diajukannya Desa Gunung Meraksa Baru karena desa ini tergolong sukses memanfaatkan pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Desa ini sukses memanfaatkan pekarangan rumah dengan produk unggulannya adalah jamur tiram, dan sebelumnya memang menjadi desa terbaik dalam lomba HATINYA PKK tingkat kabupaten,” ungkap Ice.

Disampaikannya, saat ini di Desa Gunung Meraksa Baru, terdapat 4 hingga 5 kubung jamur tiram yang sudah menghasilkan dan dari hasil budidaya jamur tiram, masyarakat desa ini mengelolah jamur tiram yang sudah dipanen menjadi macam-macam produk olahan.

“Banyak olahan jamur tiram yang mereka sudah buat, seperti naget, keripik jamur tiram, dan beebagai olahan jamur tiram, lainya,” katanya.

Dijelaskanya, lomba HATINYA PKK adalah lomba pemanfaatan lahan pekarangan rumah sehingga bernilai ekonomis untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dalam lomba tingkat provinsi tahun ini setelah dilakukan penilaian oleh tim penilai dari provinsi, Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo, sudah masuk dalam nominasi 4 besar.

“Alhamdulillah kabar baiknya kita sudah masuk (nominasi) 4 besar tingkat provinsi pada tahun ini, tinggal menunggu pengumumannya dan tentu kita berharap menajadi pemenang,” imbuhnya.

Masyarakat di desa ini sebut Ice, tidak hanya membudidayakan jamur tiram sebagai pemanfaatan lahan pekarangan kosong, desa ini juga disebut Desa Sawo. Karena hampir setiap pekarangan rumah warga juga terdapat pohon sawo dan masyarakat di desa ini juga memanfaatkan buah sawo menjadi produk olahan juga, seperti manisan dan sebagainya dan ini belum ada dijumpai di desa-desa lain.

“Jika dilihat pohon sawo tua yang banyak dijumpai di pekarangan rumah warga desa, dapat kita simpulkan bahwa warga desa ini sudah terbiasa memanfaatkan pekarangan mereka sehingga bernilai ekonomis,” ucapnya.

Tidak hanya itu, saat ini ada sekitar 25 rumah di Desa Gunung Meraksa Baru, membudidayakan lele dalam ember. Selain bisa memelihara lela, tekhnik ini juga menghasilkan sayur mayur yang dapat dipetik sendiri oleh pemiliknya sehingga tidak perlu lagi beli sayuran ke pasar.

“25 rumah ini, mereka membudidayakan ikan lele dalam ember. Dalamnya lele, di atasnya sayur kangkung, dan di sekitar halaman juga ditanami bawang, cabe dan bumbu dapur lainya, sehingga ketika ingin masak itu sudah tersedia tinggal petik,” jelasnya.

Belum lagi beberapa rumah yang lain juga membuat kolam ikan mujair dan sebagainya, makanya desa ini terbaik pada lomba HATINYA PKK tingkat kabupaten dan diikut sertakan pada lomba HATINYA PKK tingkat provinsi.

Tentu saja sambung Ice, keberhasilan masyarakat Desa Gunung Meraksa Baru memanfaatkan pekarangan rumah sehingga bernilai ekonomis, dan dapat memperbaiki gizi keluarga, itu tak lepas dari peran serta dan bimbingan TP PKK Kabupaten Empat Lawang yang saat ini dipimpin Hj Hepi Safriani Joncik bersama wakilnya, Putri Sari Dewi Yulius.

“Karena memang, TP PKK Empat Lawang dari awal sudah konsen dengan peningkatan gizi masyarakat di Empat Lawang, agar kesejahteraan masyarakat ini diawali dari kesejahteraan keluarga terlebih dahulu,” katanya lagi. (frz)

.