Satu Untuk Semua

“Masuk Lahan, Saya Tangkap dan Sembelih”

Silampari Online,

MURATARA- “Kalau kamu masuk lahan dan terlihat oleh saya kamu akan saya
tangkap secara paksa dan akan saya sembelih,” ujar AF (34) kepada korbannya Hairul Fahri Damanik (27), Karyawan PT Argo Muara Rupit West, Gang Cianjur Singkut II Kec Pelawan Singkut Kab Sarolangun Provinsi Jambi.

Perkataan ancaman tersebut, tetjadi di Jalan Perkebunan PT AMR Desa Remban, Jumat (4/5) sekitar pukul 01.30 WIB dan berbuntut panjang. Pelaku AF, warga Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, ditangkap tim buru sergap Polres Musi Rawas, setelah perbuatan pelaku dilaporkan ke pihak berwajib dengan LP/B-70/V/2018/Sumsel/Res Mura, tanggal 4 Mei 2018.

Informasi diterima Harian Silampari menyebutkan, kronologisnya berawal Senin (30/4) sekira jam 10.00 WIB di perkebunan PT Agro Muara Rupit West Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Pelaku mengancam korban dan sebelumnya pelaku juga melakukan pemortalan dengan menggunakan kayu di jalan kebun PT AMR divisi IV Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu, sehingga kendaraan tidak bisa melintas sejak  Jumat, 27 April 2018 sampai sekarang. 

“Atas peristiwa tersebut korban merasa terancam dan menuntut pelaku untuk ditindak lanjuti desuai undang-undang yang berlaku,” kata Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro didampingi Kasubag Humas melalui pres rilisnya, Kamis (10/5).

Penangkapan ini, sambung  Kapolres, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui pelaku berada di rumahnya di Desa Rantau Kadam Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara. Pelaku kemudian berhasil diamankan oleh tim buser dan selanjutnya dibawa ke Polres Mura untuk tindakan lebih lanjut. “Tersangkan akan dikenakan pasal 335 kuhp,” ujarnya. (HS-09)

Komentar
Loading...