Masyarakat Antusias Tonton Prosesi Tradisi Pancung Tebu

Rajo Aryo Pasak Bumei (Bupati Rejang Lebong Dr.H.A.Hijazi SH.M.si) didamping Bunda Fitri Hertika Hijazi SE Wakil Bupati H.Iqbal Bastari S.pd MM didampingi Ibu Hermita Iqbal sekretaris daerah Ra.Denni SH.MM didampingi Ibu melakukan prosesi Adat Pancung Tebu bertanda berakhirnya pekan seni budaya HUT kota Curup ke 139.

*Rangkaian HUT Kota Curup ke 139

Silampari Online,

Muat Lebih

Dengan Dipancungnya Tebu Oleh Rajo Aryo Pasak Bumei,(Bupati Rejang Lebong) DR.H.A.Hijazi,SH,M.Si maka rangkaian acara Pekan Budaya dalam rangka menyambut HUT kota curup yang ke 139 resmi ditutup.

Prosesi pancung tebu sendiri, dilaksanakan pada Sabtu malam minggu sekitar pukul 20.00 wib (22/6) malam di Lapangan Dwi Tunggal Kota Curup. Prosesi pancung tebu dilaksanakan sebagai tandai bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah benar-benar selesai.

Malam penutupan di panggung utama Lapangan Dwi Tunggal berlangsung khitmad dan Lancar, cara yang dihadiri oleh seluruh kepala dinas dan camat se Kabupaten Rejang lebong ribuan masyarakat yang ingin melihat langsung prosesi adat pancung serta pembagian hadiah berbagai lomba yang digelar seminggu terakhir.

Dalam sambutannya Bupati Rejang Lebong, Dr. H A Hijazi SH M.Si mengucapkan, terimah kasih dan penghargaan yang tinggi kepada penitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah membantu,mendukung serta berpartisipasi sehingga terselenggaranya rangkaian acara pekan seni budaya yan telah dimulai rapat paripurna 29 Mei lalu.

“Disamping memberikan aspek hiburan kepada masyarakat Rejang Lebong, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengapresiasikan seni budaya dalam upaya dalam memberikan infomasi pembangunan dan penyelanggara pemerintahan serta untuk menumbuhkembangkan semangat masyarakat untuk ikut serta membangun kota Curup,” kata Rajo Aryo pasak Bumei.

Kegiatan HUT Kota Curup ke 139 juga diisi dengan kegiatan pameran pembangunan juga menampilkan pertunjukan maupun aneka perlombaan kesenian dan budaya daerah baik itu suku asli Rejang dan etnis lainnya.

Pada kegiatan festival budaya, digelar perlombaan kesenian daerah khas Rejang di antaranya lomba tari kejei, lomba bekulo (perasanan), lomba menulis dan desain aksara Kaganga, lomba bujang semulen (bujang-gadis), lomba batik, lomba miniatur rumah adat, festival lagu daerah, pagelaran seni etnis nusantara dan lainnya. Pelaksanaan festival budaya daerah merupakan komitmen dalam menjaga dan upaya melestarikan nilai-nilai seni, budaya dan adat istiadat yang hidup berkembang dalam masyarakat.

“ Semoga kegiatan kita ini dapat dijadikan sarana dalam kehidupan bermasyarakat dalam menangkal pengaruh-pengaruh negatif budaya luar yang masuk ke Tanah Air, selain itu juga bertujuan agar seni budaya Rejang Lebong tidak kehilangan status dan jati dirinya,dan kepada juara semoga dapat dikembangkan serta berprestasi mengaharumkan nama daerah dan kepada yang belum berhasil menjadi juara jangan berputus asa melainkan ditingkatkan kembali latihannya setidaknya kalian telah menunjukkan semnagat yang tinggi,“ sambung Rajo Aryo Pasak Bumei.

Sementara itu, pada malam hiburan minggu 23/6 sekitar pukul 19.00 wib masyarakat Rejang Lebong akan dimeriahkan oleh artis ibukota Nassar,Wawa Marisa,Ega Megawati serta Nuniek Andriani di Stadion Air Bang kecamatan Curup tengah.(ADV/HS-06)