Masyarakat Bina Karya Kembali ‘Gigit Jari’

Sejumlah masyarakat Bina Karya kembali mendatangi Kantor Bupati Muratara. Namun untuk kedua kalinya mereka harus gigit jari, karena kembali tidak bertemu dengan Bupati H M Syarif Hidayat. Selasa (19/11).

Silampari Online

MURATARA – Merasa tidak puas, karena tidak bertemu dengan pejabat Muratara, Senin kemarin (18/11) , masyarakat Desa Bina Karya/SP5 kembali mendatangi Kantor Bupati Musi Rawas Utara, Selasa (19/11).

Muat Lebih

Namun, sama seperti hari pertama, kedua kalinya mereka kembali menelan pil pahit, karena kembali tidak bisa bertemu dengan pejabat di pemerintahan kabupaten Muratara.

“Kembali kami kecewa, tampaknya kami kembali pulang dengan tangan hampa,”kata Makmun warga Desa Bina Karya yang kembali ikut datang.

Sudah dua hari, mendatangi kantor bupati, namun tidak juga ada sama sekali respon dari pemerintah kabupaten menanggapi keluhan mereka.

“Dua hari bolak balik ke kabupaten, berharap ada jalan penyelesaian, tapi nyatanya nol besar, kita kesini bukan tidak mengeluarkan biaya,”kata Makmun kesall.

Seperti diketahui, masyarakat Desa Bina Karya/SP5 meminta keadilan, karena lahan plasma mereka seluas 240 Ha, masih dikuasai PT Lonsum TBK.

“Kita ingin bupati menengahi permasalahan ini, jangan sampai kami dibuat luntang lantung, kami hanya minta keadilan, jangan dikecewakan, agar nanti tidak terjadi hal hal yang diinginkan,”ujarnya.

Hal senada diungkapkan, Kepala Desa Bina Karya/SP5, Dumiyati. Ia turut merasa kecewa kepada pihak pemerintah daerah , karena sudah dua hari mereka datang , selalu berakhir dengan hasil sia-sia.

“Saya rasa masyarakat suda cukup bersabar, 24 tahun hak masyarakat di kuasai oleh PT.Lonsum TBK, tanpa ada kejelasan, sedangkan pajak PBB setiap tahunnya harus bayar oleh desa,”ungkapnya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan surat Bupati yang akan mempertemukan pihak perusahaan dengan pihak kuasa hukum masyarakat agar bisa mencari solusi terkait permasalahan plasma tersebut. Namun sudah hampir sebulan lebih, pihak kabupaten belum ada tanggapan yang pasti kepada masyarakat.

“Besok, Rabu (20/11) kami akan kembali datang,sampai ada kejelasan yang pasti,”tegasnya. (KHS-03)