Masyarakat Tionghoa Rayakan Imlek Bersama Gubernur Sumsel 

Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta keluarga pun berkeliling menghadiri open house yang digelar sejumlah tokoh Tionghoa di Palembang.
Silampari Online, 
PALEMBANG –  Perayaan Tahun Baru China ke 2565 yang jatuh hari Jumat (16/2) berlangsung hangat di Sumsel. Seperti yang sudah-sudah, Gubernur Sumsel Alex Noerdin beserta keluarga pun berkeliling menghadiri open house yang digelar sejumlah tokoh Tionghoa di Palembang.
Untuk rute pertama, pelopor sekolah gratis itu menyambangi kediaman Tokoh sekaligus pengusaha Tionghoa di Sumsel Awi Law yang berada di Jalan Palembang-Betung KM 16 Sukomoro. Didampingi sang istri Hj. Eliza Alex serta cucu kembarnya Aletta Khayarra Alex dan Atalie Mazzaya Alex. Rombongan gubernur ini tiba di kediaman Awi Law sekitar pukul 15.00 wib.
Dalam kesempatan tersebut tampak hadir juga Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Bupati Banyuasin Supriyono, serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
Setiba di kediaman tersebut, gubernur yang memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya tak lupa menyapa masyarakat yang sudah menunggu kedatangannya. Sambil duduk dan bercerita, dengan mengenakan kemeja batik merah lengan panjang, Alex Noerdin pun tak sungkan mencicipin makanan yang disajikan tuan tumah. Penganan seperti Pempek, Martabak Har lengkap disediakan untuk para tamu yang datang.
“Kita damai zero konflik Alhamdulillah, itulah modal pertama dan utama provinsi ini untuk membangun daerah. Zero konflik yang berusaha, yang berkerja, yang kuliah dengan aman. Zero konflik kita itu sudah dikenal dan diakui oleh dunia,” kata Alex.
Usai dari kediaman Awi Law, peraih Bintang Mahaputra Utama ini meneruskan perjalanan ke kediaman Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Selatan, Kurmin Halim di The Pitstop Cafe and Resto. Kedatangan Gubernur Sumsel nyatanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu warga yang kebetulan hadir dalam open house di tempat tersebut.
Kurmin  Halim menyebut, tamu undangan dari berbagai lapisan masyarakat memang datang setiap tahun ke rumahnya. Tidak hanya dari teman sejawat, melainkan juga ada dari Pemerintahan. “Tujuan saya seneng kumpulin teman-teman dari berbagai kalangan. Kumpul disini sehingga tidak ada perbedaan,” tuturnya
Menurutnya, open house demikian memang tiap tahun Ia lakukan, untuk menjaga kebudayaan dan menyatukan semua kalangan. Ia turut membenarkan pernyataan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terkait Provinsi Sumsel adalah provinsi yang zero konflik.  “Sumsel salah daerah satu zero konflik. Harapan kami pertama keamanan. Benar kata Pak Gubernur Sumsel kalau daerah aman, orang akan nyaman tanam investasi,”pungkasnya.(HS-REL)