Medco E&P Berhasil Tangani Pipa Bocor di Dusun Panglero

SILAMPARI ONLINE

MUSI RAWAS- Pekerja PT Medco E&P Indonesia telah berhasil menangani kebocoran pipa di Sumur Panglero #1, Dusun Panglero, Desa Semangus, BTS Ulu, Musi Rawas, pada Sabtu (31/8) sore. Saat kejadian, pekerja Medco E&P mengetahui kebocoran dan disaat yang bersamaan juga mendapat informasi dari warga setempat.

Muat Lebih

Perusahaan segera menugaskan tenaga teknis untuk mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan serta penanganan sesuai standar keselamatan kerja. Dalam waktu singkat pekerja berhasil menangani kebocoran pipa dengan melakukan penutupan kran valve sumur tersebut.

Terkait kejadian ini, Perusahaan juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Semangus. “Kami berterima kasih atas dukungan dari masyarakat setempat dan aparat sehingga kejadian ini dapat ditangani dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujar Manager Institusional Relations Medco E&P Indonesia Sutam

Sebelumnya, warga Dusun VII Panglero Desa Semangus Lama Kecamatan Muara Lakitan, dikagetkan dengan meledak sumur bor gas milik PT Medco E&P Indonesia.
Peristiwa yang menghebohkan tersebut, terjadi pada Sabtu (31/8) sekitar pukul15.00 WIB.
“Peristiwa tersebut membuat warga saya ketakutan, mareka sempat melarikan diri kedalam hutan,” jelas Kades Semangus Lama Jusani, kepada wartawan, Minggu (1/9).
Lanjut dia, jarak sumur gas dengan pemungkiman sekitar 20 meter, selama ini sumur gas tersebut tidak aktif.” Akibat ledakan tersebut menyebar bau tidak sedap, kejadian tersebut berawal dari dua ledakan yang cukup keras suaranya,” ujarnya.
Menurut Jusani, di Dusun VII ada  200 KK, dirinya berharap pihak PT Medco untuk segera menutup sumur tersebut, sebab disana pemungkiman warga.”Setahu saya, Dusun VII lebih dahulu berdiri bila dibandingkan dengan sumur bor milik PT Medco, saya takut kejadian lagi sumur bor meledak,” paparnya.
Dijelaskan Jusani, sumur bor gas tidak ada pengamanan dan pengawasan dari pihak PT Medco.”Bahaya sumur bor gas tidak ada pengamanan, saya juga menyayangkan tidak ada kontribusi dari perusahaan migas, pada warga yang ada disekitar sumur bor,”pungkasnya. (Rilis-SO)