Melakukan Pengawasan

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ISTIMEWA</div></small> H Hasbi Asadiki.

Silampari Online,

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel, H Hasbi Asadiki menyatakan bahwa saat kunker mereka meninjau langsung proyek pembangunan jembatan Simpang Periuk, Selasa (22/1) sekitar pukul 10.30 WIB.
“Sesuai dengan tugas Komisi IV yang sudah dilaksakan dalam APBD tahun 2019, di mana fungsi DPRD melakukan pengawasan. Dan hari ini (kemarin, red) kami turun ke Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Muratara,” jelas Hasbi, sapaan pria asli Muratara ini, tadi malam.

Muat Lebih

Hasbi menyebutkan ketua Komisi IV, RA Anita dan 14 anggota meninjau progress pembangunan jembatan Simpang Periuk. Temuannya, lanjut Hasbi, jembatan itu belum efektif difungsikan. “Ada masalah dengan masih adanya rumah di ujung jembatan, dan bagian tanah dekat jembatan alami longsor apabila tak diatasi Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel, karena ini proyek provinsi, dapat membahayakan pengendara,” ungkap Hasbi yang maju kembali sebagai Caleg Nomor urut 1 DPRD Sumsel dari DPD Partai Golkar.

Selanjutnya Hasbi mengatakan di lokasi jembatan Simpang Periuk itu ada 6 persil tanah belum diganti rugi. Seharusnya kata Hasbi, penyelesaian harus secepatnya dilakuka sesuai dengan NJOP. “Pembebasan lahan harus secepatnya dilakukan dan jembatab harus difungsikan karena tahun ini saja ada dana Rp 1.5 Miliar untuk penghubung jalan di tiga wilayah tersebut,” terang Hasbi meminta Pemkab Mura bantu selesaikan masalah ini. Apalagi setelah kunker ini Komisi IV akan rapat bersama OPD terkait membahas masalah proyek jembatan dan jalan yang memprihatinkan.

Sedangkan, Ketua Komisi IV DPRD Sumsel RA Anita berharap agar persoalan jalan dapat dituntaskan karena untuk kepentingan masyarakat. Ia membenarkan hasil kunker akan dibahas lagi dengan Dinas PU Bina Marga Sumsel agar ditindaklanjuti.(HS-09)