Melawan, Begal Bersenpi Didor

SILAMPARI ONLINE,

MARTAPURA – Melawan saat hendak ditangkap, DPO Pencurian dengan Kekerasan (Curas) Jen Permana (23), warga Desa Muncak Kabau, Kecamatan BP Bangsa Raja akhirnya roboh diterjang timah panas team Shadow walet Polres OKU Timur di tempat persembunyiannya yang berada di area perkebunan Dusun Margajaya, Desa Muncak Kabau, Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja.

Bacaan Lainnya

Sementara, pelaku lainnya berinisial F masih dalam pengejaran Polisi.

Penangkapan diperkuat berdasarkan laporan korban Anggi Desmike (26), warga Dusun Puncak III, Desa Gumawang, Kecamatan Belitang yang tertuang dalam LP-B/31/XI/2017/ Sumsel/OKUT/SEK BMD Tanggal 02 November 2017.

Informasi dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian Curas itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dijalan Raya Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Buay Madang.

Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Mega pro warna hitam dengan bernomor Polisi G 5629 WD dengan situasi jalan dalam keadaan ramai secara tiba-tiba sepeda motor korban dipepet dua orang pelaku yang menggunkan sepeda motor honda revo warna hitam.

“Setelah di pepet, salah satu pelaku ini mencabut kunci kontak dan langsung mengeluarkan senjata api jenis pistol dan menodongkan senjata itu ke arah korban,” kata Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP I Putu Suryawan didampingi Kasubag Humas AKP Hamdan.

Mendapatkan ancaman itu kata Kasubag, akhirnya korban menghentikan laju kendaraannya dan turun dari sepeda motor yang di tungganginya.

Tak sampai disitu korban juga berteriak meminta tolong kepada pengendara yang melintas namun tidak ada satupun yang mau membantu.

“Melihat sikap korban yang berteriak meminga tolong, pelaku ini menembakkan senjatanya ke udara sebanyak dua kali. Lalu korban berlari meninggalkan pelaku,” jelasnya.

Saat pelaku menghidupkan sepeda motor korban lanjut Kasubag, kedua pelaku nampak kesulitan, dengan begitu korban kembali mendekati pelaku.

“Disitu korban berkata lebih baik ambil Hp milik saya saja daripada kamu bawa motor itu. kemudian pelaku mengambil hp korban, sedangkan pelaku lainnya menembakkan senjata api ke kaki kiri korban,” ujarnya.

Setelah itu, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Martapura.

Atas kejadian tersebut korban kehilangan satu unit Hp merk Everycross warna abu-abu, kerugian yang dialami korban sebesar Rp 1 juta dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Buay Madang.

Mendapatkan laporan itu team SW Polres OKU Timur langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berkat informasi dari masyarakat keberadaan DPO tersebut mulai terendus polisi.

“Berkat hasik kerrja keras dan kejelian anggota Team Shadow Walet di lapangan akhirnya tersangka kita tangkap,” pungkasnya. (clau)