oleh

Minim Loker, Penyerapan Tenaga Kerja di Mura Rendah

-Musi Rawas-222 Dibaca

Silampari Online 

MUSI RAWAS– Minimnya lowongan tenaga kerja (Loker) oleh perusahaan yang beroperasi di Bumi Lan Serasan Sekentenan berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja. Bahkan, sepanjang tahun 2020 ini para Pencari Kerja (Pencaker) yang diterima bekeja hanya sedikit.

Hal ini disampaikan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Mefta Jhoni melalui Kasi Penempatan Tenaga Kerja, Herwanto saat diwawancarai Harian Silampari, Kamis (17/12) diruang kerjanya.

Dikatakannya, bahwa ditengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda membuat antusias angka pencaker di Mura tinggi. Bahkan, hal ini terlihat dari banyaknya warga yang melakukan pengurusan kartu AK1 sebagai syarat kerja.

Menurut ia, berdasarkan catatan Januari hingga Oktober tahun ini setidaknya ada 813 pencaker yang membuat kartu AK1. Namun, tingginya angka pencaker ini tidak diimbangi dengan angka penempatan. Bahkan, hanya 40 pencaker yang diterima bekerja.

Mengenai upaya mengurangi pencaker. Maka pihaknya berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bumi Lan Serasan Sekentenan agar ketika akan membuka lowongan kerja (loker) nantinya dapat diumumkan kepada pencaker. Namun, dalam waktu dekat ini belum ada perusahaan yang belum berkoordinasi akan membuka loker.

Terlepas dari itu, bagi masyarakat yang akan membuat kartu AK1 sebagai syarat kerja sementara ini pelayanan dilakukan secara online dengan mengakses web www.kemnaker.co.id dan dilengkapi foto cofy KTP, KK, ijazah terakhir dan pas foto 3×4.

Sementara itu, Abdul Rahman (25) salah satu pencaker yang ada di Kecamatan Tuah Negeri mengeluhkan sulitnya mencari kerja terutama dimasa pandemi. Sebab, diakui saat ini hampir tidak ada perusahaan yang membuka loket. Sehingga, dengan begitu ia berharap tahun 2021 nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura melalui Disnakertrans yang bekerjasama dengan perusahaan dapat membuka job fair. (Krs)