Modus Transaksi HP Berujung Perampokan

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU– Dua dari tiga tersangka Pencurian dengan Disertai Kekerasan (Curas) berhasil diringkus anggota Polres Lubuklinggau, Jum’at (04/1).
Keduanya bernama Muhammad Nofri Alias Nofri (21), warga Desa Sungai Jernih Kampung 6 Kecamatan Muara Rupit dan Disen Ariansyah (18), warga Dusun Arita Desa Karang Dapo Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara serta Risken Syah (20), warga Desa Karang Dapo, Kecamatan Muara Rupit.

Muat Lebih

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kasubag Humasnya, Ipda Jemmy Gumayel menceritakan, sekira pukul 13.00 WIB, anggota opsnal melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Berawal anggota opsnal Polres Lubuklinggau sedang melaksanakan patroli. Aparat mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di Lubuklinggau tepatnya di seputaran Kelurahan Taba Jemekeh. Sehingga anggota langsung melakukan penyelidikan, dan saat dilakukan penyelidikan ternyata tersangka sedang berada di Jalan Sejahtera Kelurahan Taba Jemekeh, sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna biru.

Kemudian anggota langsung menyetop sepada motor yang dikendarai tersangka lalu mengamankan kedua tersangka. Selanjutnya, kedua tersangka langsung diamankan. Kemudian anggota opsnal bersama tim Riksa Sat Reskrim Lubuklinggau melakukan pengembangan.

Tersangka mengaku telah melakukan tindak pidana tersebut bersama teman tersangka, yaitu Risken Syah. Selanjutnya, anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka Risken Syah di Jalan A Yani Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara. Kemudian, tersangka Risken Syah berhasil diamankan dan dibawa ke Polres Lubuklinggau untuk proses hukum lebih lanjut.

“Korbannya, Mashudi, warga jalan Kbs Kelurahan Marga Mulya. Korban mengalami kerugian 4 buah handphone merk samsung dan satu unit sepeda motor Honda beat nopol BG 2361 HT dan jika dirupiahkan Rp. 20.000.000.00 (dua puluh juta rupiah),” ungkap Kapolres melalui press rilisnya.

Kronologis kejadiannya, lanjut dia, empat orang tersangka (1 masih DPO) bernama Nofri, Disen, risken (tertangkap) telah melakukan tindak pidana “Pencurian dengan kekerasan” sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 365 ayat (2) KUHP. Kejadiannya, Minggu, 17 September 2017 sekira pukul 13.00 WIB di jalan Nangka Lintas Kelurahan Ponorogo.

“Modusoperandinya, tersangka secara bersama mengajak korban bertemu untuk melakukan transaksi jual beli handphone. Kemudian korban dan para pelaku bertemu dengan korban, lalu pada saat bertemu para tersangka langsung bersama-sama melakukan pengancaman dan pemukulan terhadap korban,” pungkasnya. (HS-rilis)