Muratara Segera Memiliki Pesantren Tahfidz

    119
    FOTO : RAHMAT/KONTRIBUTOR HARIAN SILAMPARI
    TAHFIDZ : Peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Tahfidz milik Yayasan Permata Nusantara, berlokasi di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Kamis (7/2).
    Advertisement

    Silampari Online,

    MURATARA – Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) segera memiliki satu lagi pondok pesantren. Kali ini akan dibangun pesantren khusus Tahfidz Qur’an, berlokasi di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit.

    Pesantren milik Yayasan Permata Nusantara yang akan mencetak santri penghafal Al-Qur’an tersebut telah dilaksanakan peletakan batu pertama dengan mengadakan Tabligh Akbar di komplek Rumah Makan Sederhana Muara Rupit, Kamis (7/2).

    Dalam kesempatan yang berbahagia itu hadir mewakili Pemkab Muratara yakni Asisten II, Heriyansyah, Kepala Kantor Kemenag Muratara, H Ikhsan Baijuri, serta tokoh masyarakat, H Baijuri Asir dan istrinya Hj Rogayati Baijuri.

    Ketua Yayasan Permata Nusantara, Mansuri Adam menyampaikan, pembangunan Pesantren Tahfidz tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Bupati Muratara yang ingin menjadikan Muratara sebagai kabupaten santri.

    “Landasan kami membangun Pesantren Tahfiz di Muratara ini karena ingin mendukung program bapak Bupati Muratara untuk menjadikan Muratara sebagai kabupaten santri,” ujarnya.

    “Seperti yang kita ketahui, bahwa program Bupati terhadap pendidikan keagamaan sangat luar biasa, salah satunya Pemkab Muratara mengirimkan anak-anak ke pondok pesantren ternama di Pulau Jawa dan Sumatera Barat,” tambahnya.

    Dia berharap, dengan adanya pembangunan Pesantren Tahfiz ini, pihaknya dapat menampung para santri program Bupati setelah selesai menimba ilmu di Pondok Pesantren yang berada di Pulau Jawa dan Sumatera Barat tersebut.

    “Nanti bila sudah ada yang selesai menimba ilmu di sana, harapan kami pesantren Tahfizd ini dapat menampung para alumni program Pemkab Muratara itu,” harapnya.

    Lebih lanjut Mansuri Adam menambahkan, untuk modal awal pembangunan Pesantren Tahfidz pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 juta. Sedangkan untuk lahan pembangunan pesantren, pihaknya mendapatkan hibah dari keluarga besar Hj Rogayati Baijuri.

    “Alhamdulillah, keluarga besar ibu Hj Rogayati Baijuri telah menghibahkan tanahnya kepada kami, jadi pembangunan Pesantren Tahfidz ini bisa segera dilaksanan,” ujarnya.

    Sementara Itu, Hj Rogayati Baijuri mewakili dari keluarganya menyampaikan bahwa penghibaan tanah untuk Pesantren Tahfidz tersebut bukan karena dirinya akan mencalokan diri sebagai anggota DPR-RI, melainkan sudah diniatkan dari dua tahun yang lalu.

    “Hibah tanah ini tidak ada kaitannya dengan politik, jangan nanti dikait-kaitkan karena saya Caleg, tapi memang sudah kami niatkan sekeluarga besar dari dulu, dan kebetulan sekarang baru bertemu dengan yang membutuhkan, apalagi untuk hal kebaikan,” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, mewakili Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat, Asisten II, Heriyansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Permata Nusantara yang ingin membangun Pesantren Tahfidz di Bumi Beselang Serundingan ini.

    “Kami ucapkan terima kasih juga kepada keluarga besar ibu Hj Rogayati Baijuri yang telah menghibahkan tanahnya untuk pendidikan di Muratara, dan ini sangat sejalan dengan visi misi bapak Bupati dan Wakil Bupati Muratara,” katanya. (KHS-01)