Netralitas Polri Harga Mati

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar saat memberikan keterangan pers terkait Walpri Paslon, Selasa (13/2) di SMart Hotel Lubuklinggau

Silampari Online, 
#Satu Calon, Dua Walpri
LUBUKLINGGAU – Tiga pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2018-2023 sejak ditetapkan, mendapatkan pengawal pribadi (Walpri) dari pihak kepolisian. Semua Walpri akan melekat kepada masing-masing kandidat melalukan pengamanan setiap saat. Satu Calon akan dikawal 2 Polisi berpakaian preman selama melalukan kegiatan hingga penetapan calon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau terpilih.

“Ada enam Calon, berarti ada 12 personel yang sudah kita latih untuk mengawal secara pribadi melekat 1×24 jam kepada setiap orang yang ikut kontestasi. Apakah sebagai calon Walikota ataupun calon Wakil Walikota,” tegas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar usai menghadiri pengundian nomor urut calon di Smart Hotel, Selasa (13/2).

Muat Lebih

Pihaknya menunjuk untuk satu orang kontestan Pilkada dikawal oleh dua personel. Keberadaan personel pengawal pribadi yang mengawal masing-masing kontestan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau berlaku mulai dari penetapan paslon sampai dengan adanya penetapan siapa yang menang di Walikota dan Wakil Walikota.
“Terus nanti sampai ada penetapan. Jadi berlaku mulai dari kemarin. Kemarin kan sudah ditetapkan. Personel itu sudah melekat,” bebernya.
Lebih lanjut, personel pengawal pribadi yang mengawal masing-masing kontestan Pilkada oleh pihaknya sudah diberikan pelatihan. Dan personel tersebut juga sudah diberi rambu-rambu selama mereka bertugas.
“Ada larangan-larangan yang tidak boleh mereka langgar. Terutama untuk masalah netralitas. Karena bagi kita Polri, itu netralitas harga mati,” tegasnya.
Selain itu, personel pengawalan pribadi dilakukan terhadap Ketua KPU dan Panwaslu Lubuklinggau.
“Kalau KPU dan Panwas, itu satu-satu. Karena pertimbangan untuk intensitas 1×24 jam. Makanya mereka cukup satu orang satu orang. Tapi kalau untuk paslon satu orang kita kawal dengan dua. Melekat mulai kemarin sampai dengan seterusnya,” timpal Sunandar.
Sementara itu menjawab pertanyaan awak media mengenai keamanan di Lubuklinggau jelang pesta demokrasi Pilkada di Lubuklinggau, pihaknya mengaku bahwa kondisi keamanan sejauh ini masih kondusif. “Situasi masih kondusif,” katanya.
Sunandar juga mengungkapkan jika Lubuklinggau termasuk dalam wilayah zona merah. “Lubuklinggau zona merah sama dengan Empat Lawang, sama dengan Pagaralam,” pungkasnya. (HS-13)