“Ngamen Jangan Mengganggu dan Memaksa”

Silampari Online, LUBUKLINGGAU – Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe duet bernyanyi bersama pengamen lubuklinggau pada saat menghadiri acara penyerahan bantuan dari Bank Danamon Cabang Lubuklinggau di Pasar Inpres.

Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe ini mengajak pengamen lubuklinggau tersebut agar tertib dan tidak mengganggu orang lain dalam mengamen. Dan pengamen diharapkan jangan terjerumus ke dunia hitam.

“Mengamen boleh tidak ada yang melarang asalkan dalam mengamen itu harus tertib dan tidak mengganggu orang, tidak boleh memaksa orang untuk memberi,” ungkap kak Nanan ini.

Selain itu, kata pejabat nomor satu di kota berslogan sebiduk semare ini, jangan sampai jiwa seni ini dimamfaatkan untuk hal-hal negatif yang akan merusak diri sendiri dan orang lain.

“Seni itu sangat mahal tapi, jangan sampai jerih payah dalam mengamen itu hanya untuk membeli barang haram seperti, narkoba, minuman keras dan lain sebagainya,” pesannya.

Pada saat itu juga, ada 10 pengamen asal Lubuklinggau yang berbeda-beda tempat tinggal, sebagian ada dari Simpang Periuk, Jawan Kanan SS, Mesat da Pemiri diajak duet bernyanyi oleh walikota.

“Bukan hanya pengamen saja, pedagang kaki lima saja tidak pernah dilarang berjualan dipinggir jalan pasar inpres. Yang intinya jangan sampai mengganggu orang lewat. Mereka juga butuh makan dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya.(HS-07)

Tinggalkan Balasan