O2SN Bangun Karakter Unggul

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>LEPAS : </strong> Kabid PTK Rusli Tribuana ketika hendak melepas balon keudara sebagai O2SN gugus XII dibuka,Rabu (20/3).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau H Tamri melalui Kabid PTK Rusli Triubana membuka kegiatan seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) gugus XII, di Lapangan SDN 68 Lubuklinggau, Rabu (20/3).

Muat Lebih

Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Karakter Unggul Melalui Kegiatan Olahraga” diawali dengan kemeriahan penampilan tari sambut kayangan tinggi oleh tim Tari SDN 58 Lubuklinggau, penampilan senam SKJ dan seni kuda lumping, serta paduan suara dari SDN 68 Lubuklinggau.

Turut hadir juga Kabid Dikdas Dr Virry Grinitha beserta enam kepala SD yang berada dalam gugus XII, yakni kepala SDN 58 Lubuklinggau Hj Syamsari, Kepala SDN 63 Pertiwi, Kepala SDN 64 Rohmania, kepala SDN 66 Nahnu Irawati, Kepala SDN 67 Sri Pelita Wati, dan kepala SDN 68 Maswartoni serta seluruh pengawas.

Rusli memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Seleksi O2SN, tingkat gugus rutin dilaksanakan bertujuan mencari atlit terbaik dan berprestasi.

“Melalui seleksi ini saya berharap akan melahirkan atlit-atlit terbaik dari gugus XII untuk bertanding lagi di tingkat Kota Lubuklinggau,”ungkap Rusli.

Ia berpesan kepada wasit dan atlit untuk melaksanakan janji atlit dan wasit yang telah diucapkan. Bertanding dengan fair play, sportif dan jujur. “Jangan ada pilih kasih, karena semuanya sama dan jika melaksanakan dengan baik nantinya akan menghasilkan atlit yang bermutu dan mampu berprestasi di Kota Lubuklinggau hingga jenjang berikutnya.

Semoga kegiatan dapat menjalin keakraban, mempererat tali silaturahim serta mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar sesama paling penting, semua atlit harus menjaga kesehatannya di setiap pertandingan .

Seleksi O2SN di gugus XII diikuti 120 atlit 12 guru pendamping dan dilaksanakan selama 4 hari pada 20-23 Maret 2019. Kemudian, untuk cabang perlombaan, meliputi renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, dan kids atletik.(HS-02)