Obesitas di Kalangan Milenial

SILAMPARI ONLINE,

OLEH : Cintya Edlinovputri

Muat Lebih

Salah satu gangguan kesehatan yang rentan menyerang generasi milenial adalah obesitas. Menurut Aldis 2018 ternyata generasi milenial merupakan orang yang terpapar obesitas sedari kecil. Kondisi obesitas ini semakin sulit dibendung lantaran kebiasaan makan generasi millenial yang doyan jajan di luar.

Berdasarkan hasil survei yang diperlihatkan Aldis, 40,7 persen orang mengonsumsi makanan tinggi lemak lebih dari satu kali sehari. Dan sebanyak 44 persen orang Indonesia gemar makan di luar, extrafood, dan pesan makanan di luar. “Padahal ini bisa menambah setengah kali lipat kalori per hari,” kata Aldis.

Belum lagi jika saat memesan sesuatu seringnya mengubah ukuran (porsi) ke yang lebih besar (upsize). Selain itu kebiasaan anak milenial yang lebih sering jajan diluar dengan menu jajanan yang lebih hitz, karena menurut mereka jajanan yang hitz akan membuat mereka menjadi viral pula.

Mereka sendiri tidak tahu bahwa jajanan yang mereka beli dan mereka konsumsi diluar justru banyak mengandung lemak dan gula yang cukup tinggi. Tanpa mereka sadari bahwa konsumsi lemak dan gula yang berlebih dapat memicu terjadinya obesitas.

Dikarenakan generasi milenial yg hidup di zaman serba canggih teknologi membuat mereka malas untuk melakukan aktivitas fisik. Banyak generasi milenial yang malas berolahraga. Padahal sangat lah mudah untuk berolahraga, namun untuk menerapkan cukuplah susah.

Adapun salah satu aktivitas fisik yang mudah dilakukan untuk generasi milenial adalah jalan maraton. Contohnya saja jika remaja ingin memesan makanan saja mereka lebih sering menggunakan aplikasi gojek dibandingkan bergerak sendiri, padahal jarak tempat penjualan makanan tidak lah jauh dari rumah mereka. Padahal jika mereka tidak lah malas mereka juga dapat menerapkan aktivitas fisik yaitu berjalan.

Tangkis obesitas?

Setelah kita mengetahui penyebab obesitas itu apa. Lalu, apa saja hal yang dapat diterapkan dalam pola hidup sehari-hari agar mencegah terjadinya obesitas pada generasi milenial? Salah satu hal yang dapat disarankan adalah menganjurkan anak-anak, remaja, dan dewasa muda untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin.

Aktivitas fisik yang dapat dilakukan, misalnya aktivitas fisik dengan intensitas moderat seperti berlari, berenang, sepak bola, bola basket, tenis, bulu tangkis, dan sebagainya.

Aktivitas fisik ini dapat dilakukan 3 hingga 5 kali seminggu, dengan durasi setidaknya 30 hingga 60 menit. Selain itu bagi remaja milenial perlu menghindari konsumsi jajanan diluar yang mengandung tinggi lemak dan gula

Nah, setelah kalian mengetahui penyebab dari obesitas tersebut mulai dari sedini mungkin untuk menghindari konsumsi lemak dan gula yang berlebihan ya, agar terhindar dari obesitas terutama dikalangan milenial. Eittss satu lagi jangan lupa untuk tetap selalu melakukan aktivitas fisik ya milenialku.

Penulis :  Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya