Satu Untuk Semua

Oknum Pegawai Kankemenag Lahat : Silakan yang Gondrong Ngomong, Kenapa Tidak Ngomong

# Himapala Gelar Aksi Damai di Kantor Kemenag Lahat

41

Silampari Online,

LAHAT- Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Lahat (Himapala) mengadakan aksi damai menyampaikan aspirasi di Kantor Kementerian Agama Lahat, terkait pengawasan Madrasah Stanawiyah (MTs) Negeri 1 Lahat, Jum’at (13/7).

Namun saat mengadakan orasi di depan Kantor Kementerian Agama Lahat, para Mahasiswa dan Pelajar (Himapela), seorang oknum pegawai Kemenag Lahat, dengan nada ketus mengatakan silakan yang gondrong ngomong kenapa tidak ngomong. Spontan saja membuat peserta aksi langsung menanggapi dan membuat suasana tegang.

“Kapasitas anda siapa, kenapa anda nyinyir jika memang anda ingin berbicara silahkan melalui pengeras suara dan tidak usa cengengesan dan nyinyir, anda sudah tidak menghormati kami,” tegas Sundan, salah seorang peserta aksi yang tidak menerima respon salah seorang oknum pegawai Kemenag tersebut.

Melalu koordinator aksi, Himapela menyampaikan aspirasi mereka ke kemenag agar pengawas MTs Negeri 1 Lahat, tidak tinggal diam terkait adanya iuran yang berjumlah Rp35 ribu setiap bulanya. Karena pungutan yang dilakukan pihak madrasah dianggap tidak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

“Ini sudah jelas-jelas mencederai cita-cita luhur dari kontitusi. Padahal Permenag Nomor 66 tahun 2016 tentang penyelenggaraan pendidikan madrasyah pasal 62C huruf (a) sudah sangat jelas,” ungkap Anjeli, selaku koordinator Aksi.

Sementara itu, perwakilan kantor Kemenag Lahat, Sirifuddin menanggapi aksi ini dengan menerima dan meminta agar peserta aksi bersabar. Sebab, tuntutan Himapala Lahat akan akan segera mereka sampaikan kepada Kepala kantor Kemenag Lahat.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi, dan saat kepala kantor Kemenag nanti sudah pulang dari dinas luar, kami akan membicarakan dan menyampaikan tuntutan,” ucap Sirifuddin. (HS-07)

Komentar
Loading...