Oknum Petani Diduga Cabuli Pelajar

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU-Entah apa dibenak Sugeng (36). Oknum Petani Warga Dusun II Desa Megang Sakti IV Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Mura diduga tega mencabuli sebut saja Mawar (nama disamarkan) (13), salah satu siswi SMA di Musi Rawas yang notabene tetangganya.
Perbuatan bejat itu dilakukan Rabu, 02 Januari 2019 sekira pukul 10.30 WIB, di rumah korban.
Informasi diterima Harian Silampari menyebutkan, saat itu  korban bersama ibu kandungnya bernama IRAWATI Als IRA berada didalam rumah. Kemudian datanglah tersangka Sugeng seraya memanggil nama korban. Karena ibundanya merasa takut atas kedatangan tersangka  maka bersembunyi di kamar mandi milik bundanya sendiri.
Setelah itu korban membuka pintu samping kiri rumah, kemudian setelah dibuka tersangka Sugeng masuk rumah dan menanyakan keberadaan ibu kandungnya tersebut. Kemudian oleh korban dijawab bahwa ibu nya pergi ke Desa Martapura Kecamatan Muara kelingi.
Selanjutnya, Sugeng  berjalan kearah pintu keluar untuk menutup pintu dan mengunci pintu tersebut.  Kemudian Sugeng langsung memeluk korban dari arah belakang lalu dibawa ke kamar korban.
Kemudian, Sugeng meletakkan korban diatas kasur  langsung manaiki / menindih tubuh korban kemudian mencabuli  korban.
Korban pun sempat memberontak akan tetapi tubuh Sugeng sangat berat sehingga susah untuk melepaskannya dan korban hanya bisa berkata “bunda-bunda” akan tetapi ibu kandungnya tidak mendengar panggilan dari korban tersebut.
Sugeng pun makin beringas. Dia  membawa korban ke kamar belakang dengan cara memeluk dengan sangat kuat, kemudian sesampainya dikamar tersebut, tersangka memeluk korban dan mencabuli lagi.
Korban pun sempat memberontak dengan cara menarik tangan Sugeng akan tetapi p memeluk sangat kuat sehingga tidak bisa lepas, setelah itu Sugeng mengangkat korban dengan kedua belah tangan pelaku dan membawanya ke dapur dan dibaringkan ke lantai tersebut. Tersangka punn menindihnya hingga dak bisa bergerak lalu kembali mencabuli. Korban hanya bisa berteriak “Bunda bunda”.
Tersangka Sugeng menutup mulut korban. Secara bersama Bunda korban keluar dari persembunyiannya dan melihat korban sedang berbaring dilantai dan ditindih Sugeng.
Ibu kandung secara spontan berkata kepada Sugeng bahwa “kurangajar kamu, kamu gak mempunyai otak” Sambil memukul dengan kerudung jilbab kearah tersangka tersebut, setelah itu Sugeng langsung pergi dari rumah tersebut.
Korban didampingi Bundanya melapor ke Polsek Megang Sakti. Setelah diterima dengan baik pengaduan tersebut,  anggota Polsek Megang Sakti melakukan negosiasi kepada keluarga tersangka, dan pada Sabtu, 5 Januari 2019 Pukul 22.00 Wib tersangka menyerahkan diri dengan didampingi Keluarganya.
Kapolres Mura Akbp Suhendro melalui Kapolsek Megang Sakti Iptu Herdawan didampingi kasubag humas membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Tersangka sudah diamankan dan dilakukan penyidikan,” ujarnya. (HS-08)