oleh

Panik Diteriaki Pelaku Jambret, Remaja Asal Petransjaya Alami Lakalantas

-Musi Rawas-259 Dibaca

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Nasib malang di alami Fajar (17) Warga Desa Petransjaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) menjadi korban Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) akibat panik diteriaki pelaku jambret oleh pengendara lain.

Menurut keterangan ayah korban Waryadi saat dihubungi Silampari Online Selasa (1/6/2021) menceritakan kejadian naas tersebut terjadi Minggu (30/5/2021) Sekitar Pukul 17.00 Wib. Dimana anaknya tersebut baru saja pulang mengantar rombongan pemain kuda kepang kemudian ditengah perjalanan saat bertanya kepada pengendara lain diteriaki jambret.

Panik diteriaki jambret kemudian memacu kendaraan motor dengan kecepatan tinggi, naas tanpa sepengetahuan didepan ada kendaraan mobil agya yang melaju berlawanan arah sehingga terjadi tabrakan.

“Akibat kejadian tersebut anak saya mengalami patah tulang di bagian kaki sedangkan motor yang dibawanya mengalami kerusakan yang cukup parah,”kata Waryadi.

Ia menambahkan, mendapatkan kabar kecelakaan yang dialami anaknya tersebut dari pihak klinik, kemudian langsung menjemputnya, dan pada saat dijemput anak saya dalam perawatan dengan kondisi tangan di borgol.

Diberitakan sebelumnya Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) terjadi di Jalan Fatmawati Desa M Siti Harjo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura) Minggu (30/5/2021) Sekitar Pukul 17.00 Wib.

Sebuah kendaraan bermotor vixion nomor polisi A 2374 NQ yang di ketahui di kendarai seorang remaja bernama FJ (17) Warga Desa Petrans Jaya Kecamatan Muara Kelingi menghantam kendaraan mobil agya bernomor polisi BG 1272 GC yang di kemudikan BM (30) Warga Desa Tegal Rejo Kecamatan Tugumulyo.

Andi salah seorang warga sekitar yang melihat kejadian tersebut mengatakan pengguna motor vixion yang melintas dengan kecepatan tinggi oleng dan adu kambing dengan mobil Agya.

“Pengguna Vixion dari arah Lubuklinggau ngebut dan oleng diturunkan kemudian nabrak mobil agya,”jelasnya.

Sementara itu Eni warga Kecamatan Megang Sakti mengaku pelaku yang menggunakan kendaraan vixion awalnya hendak merebut tas yang ia bawa.

“Dia narik tas saya, cuman beruntung aku melihatnya jadi tidak kena, terus dia oleh dan menabrak mobil yang beras berada di depannya,”tutur Eni

Sementara personil kepolisian dari Polsek Tugumulyo yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum dapat di mintai keterangan terkait kronologis kejadian tersebut.

Namun untuk dilakukan penyelidikan terhadap dugaan tindakan penjambretan yang dilakukan pengendara motor tersebut, pihak kepolisian melakukan pengamanan menggunakan borgol dan membawa pelaku ke sebuah klinik yang berada di kawasan O Mangun Harjo untuk dilakukan perawatan akibat menderita patah kaki. (Musyanto)