iklan
Satu Untuk Semua

Panwascam Dilarang Rangkap Jabatan

0

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU–Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lubukinggau Mursidi dan Bahusi mengingatkan kepada seluruh anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) khususnya yang masuk tiga besar Calon Terpilih (Calih) dilarang merangkap jabatan. Jika kedapatan menjabat di lembaga lain maka maka harus mundur.

“Harus memilih salah satu jabatan,” tegas Bahusi kepada Harian Silampari, kemarin (6/11).

Lanjut dia, seperti Sabudin merupakan calih PPK Timur yang masuk enam besar dan terpilih menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), maka ia secara otomatis mundur dari daftar tunggu bila ada Pergantian Antar Waktu (PAW). “Dia tidak perlu mundur karena bukan anggota Panwascam terpilih yang masuk tiga besar. Dan ada satu lagi, staf Panwaslu terpilih juga menjadi PPK,” tambahnya.
Meskipun tidak adanya regulasi yang mengatur tentang Panwascam rangkap jabatan, namun mereka tetap menghimbau agar panwascam dapat fokus dalam melaksanakan tugas pengawasan sehingga Pilkada 2018 mendatang dapat berjalan sukses.

“Kalau untuk rangkap jabatan memang tdak boleh, nah kalau ada, misalkan PNS, harus ada izin,”terang Mursidi seraya mengatakan akan menindakkanjuti jika mendapatkan laporan.

Bahkan dirinya mengungkapkan bahwa sudah ada yang mengundurkan diri dari Panwascam . “Tapi kan panwascam belum dilantik,”ungkap Mursidi.

Hal senada diungkapkan Komisioner KPU Lubuklinggau divisi Hukum Lukman Hakim ketika dikonfirmasi mengatakan tidak ada regulasi berkaitan dengan rangkap jabatan untuk PPK.

“Yang jelas kita ada pernyataan kepada mereka untuk bekerja sepenuh waktu, nah tinggalah lagi penafsirannya,”kata Lukman Hakim.

Kemudian, KPU hingga saat ini belum menemukan adanya PPK yang rangkap jabatan. “Belum ada, kita tunggu dari masyarakat itulah, kalau ada laporan baru kami tindak lanjuti,”akunya.

Lukman menuturkan ada mekanisme bila pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat. “Bila ada temuan,kesimpulan, maka harus diganti, ada mekanisme kerjanya,” tegasnya.

Dirinya menghimbau, bila memang ada yang saat ini PPK rangkap jabatan, untuk dapat memilih salah satu. “Harus lepas salah satu, kalau tidak mau lepas, maka kita akan yang melepas,”terangnya.(HS-09)

 

Komentar
Loading...