Pedagang Serobot Lahan Parkir

Foto : ist. Hingga pukul 07.00 wib, pedagang masih nongkrong menjajakan barang dagangan di jalan Warsito pasar atas. Kondisi tersebut menyulitkan juru parkir beraktifitas.

SILAMPARI ONLINE– Persoalan pedagang yang menempati kantung parkir di Jln Warsito belum juga menemui titik terang. Hingga kemarin (17/9), para pedagang yang memiliki tempat di dalam pasar memilih menggelar lapak di tepi jalan utama pasar. Padahal petugas gabungan telah beberapa kali menertibkan para pedagang ini. Namun pedagang tidak jera. Dengan alasan tidak ada pembeli di los dalam, mereka tetap bertahan berjualan di tepi jalan. “Yo kalau nak ditertibkan, jangan pilih kasih. Jingoklah dewek. Kalau ada sikok pedagang jualan di jalan, didiamkan. Pedagang lain pasti ikut,” ujar Mak Roh, salah satu pedagang, kemarin (17/9).

Sebenarnya pedagang sempat menyepakati batas berjualan di tepi jalan hingga pukul 06.00 wib dari tengah malam. Namun sejauh ini, kesempakatan ini dinilai sebatas lisan. “Seandainya dilaksanakan. Parkir dapat uang, pedagang juga dapat uang,” ujar seorang juru parkir di Jl Warsito. Faktanya, sampai kemarin pagi pedagang malam masih berdagang hingga pukul 07.00 WIB. Kondisi tersebut dinilai mengganggu juru parkir. Karena mereka tidak bisa bertugas karena masih ada barang dagangan. “Kalau didiamkan sampai siang, idak kan pegi,” sambung Hen, juru parkir lainnya.

Muat Lebih

Ia menata kendaraan parkir biasa dimulai pukul 06.00 WIB. Namun karena pedagang bandel, sampai pukul 06.30 wib pun, tugasnya belum bisa ditunaikan. “Pedagang dari luar Kabupaten OKU yang bandel,” tandasnya. Terkait persoalan pedagang dengan parkir, kepala pasar atas Bulmi belum bisa dikonfirmasi. Dihubungi via seluler, belum direspon kendati ponsel yang bersangkutan aktif.

*Sumber Oku Timur Pos