Pelaku Narkoba Ditangkap di Depan Polsek Terawas

Silampari Online, TERAWAS-Polres Musi Rawas gencar dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, berhasil meringkus Rudi Agustono (39). Tersangka warga Rt. 8 Kelurahan Jawa Kanan Kecamatan Lubuklinggau II Kota Lubuklinggau ini diduga tanpa hak membawa, memiliki sabu sabu.
Tersangka dibekuk saat mengendarai motor di jalan Lintas Sumatera Depan Polsek Terawas Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Kamis 26 Juli 2019, sekira pukul 20.30 WIB.
Dari penggeledahan petugas, ditemukan barang bukti 1 (satu) lembar jaket warna hijau, 1(satu) kantong plastik warna merah merk fanta berisikan, 1 (satu) bungkus plastik klip sedang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 2.26 gram.
– 1 (satu) bungkus plastik klip kecil berisikan kristal putih diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 0.18 gram, berat keseluruhan bruto 2.69 gram. Selanjutnya, 1 (satu) unit Hp merk samsung warna hitam, 1 (satu) buah bong yang terbuat dari botol kaca kecil.
Guna kepentingan penyidikan, tersangka dan BB diamankan di Mapolsek Terawas.

Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kasubag Humasnya, penangkapan itu berdasar LP/A- 110 / VII / 2019 / Sumsel / Sat Resnarkoba Mura, Tgl 26 Juli 2019.
“Kronologinya, Jum’at tgl 26 Juli 2019 sekitar pukul 20.30 WIB di Tkp anggota melakukan penangkapan di jalan lintas sumatera depan Polsek Terawas Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas,” ungkapnya.
Setelah dilakukan penggeledahan pada tersangka Rudi Agustono, ditemukan 1 (satu) kantong plastik warna merah merk fanta berisikan, 1 (satu) bungkus plastik klip sedang berisikan kristal putih diduga narkotika jenis shabu, 1 (satu) bungkus plastik klip kecil berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu yang ditemukan di kantong jaket sebelah kiri yang dipakai pada saat ditangkap,1 (satu) unit Hp merk samsung warna hitam, 1 (satu) buah bong yang terbuat dari botol kaca kecil ditemukan di dalam bagasi motor. “Tersangka akan dijerat undang undang no 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman penjara 4 tahun lebih,” ujarnya. (HS-08/rill)