Pelaku Penusukan Bos RBC Mabuk Miras

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : BADRI/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>TUSUK :</strong> Adegan penusukan yang dilakukan tersangka Suratman (30) warga desa Transaksi terhadap Almarhum Ade Oka Saputra (19) warga desa Air Bening kecamatan Bermani Ulu

Silampari Online,

REJANG LEBONG – Polres Rejang Lebong Senin (14/1) menggelar rekontruksi penganiayaan berujung kematian yang terjadi 17 Desember 2018 lalu terhadap korban Ade Oka Saputra (19) warga air pikat kecamatan Bermani Ulu (BU) dengan pelaku Suratman (30) warga Transad yang dalam pengaku minuman Tradisional Tuak.

Muat Lebih

Dalam rekontruksi yang digelar dihalaman Mapolres Rejang Lebong terdapat 20 adegan yang diperagakan korban (Oka red), di diperagakan oleh anggota polisi sedangkan pelaku dan saksi mata diperagakan oleh orang yang bersangkutan.

Adegan pertama Pelaku Suratman serta rekannya Sudarmanto dengan mengendarai sepeda Motor berangkat dari desa Transad kecamatan Bermani ulu hendak pergi pesta didesa Air Bening sebelum itu pelaku sempat mencari penjual tuak di Desa Kampung Melayu namun tuak yang dijual di desa tersebut.

Sudah habis terjual kemudian Pelaku beserta rekannya melanjutkan perjalan menuju desa Sumber Bening,sehingga berpapasan dengan rekan korban Andika dan Ramadhan yang juga hendak membeli tuak sebelum kepesta kemudian pelaku mengatakan bahwa minuman tuak sudah habis.

Sehingga pelaku dan rekannya memutuskan untuk membeli minuman keras jenis Newport dan langsung meminumnya.

Sedangkan korban yang merupakan ketua geng Remaja brandal Comunity (RBC) masih berkumpul bersama rekan-rekannya di rumah Andri harnata didesa Baru Manis sambil meminum tuak sebelum menunggu pergi ke pesta setelah itu mereka langsung pergi ke pesat di desa Air Bening sekitar pukul 21.00 wib sehingga bertemu dengan pelaku serta rekan pelaku lainya Namun saat ditengah pesta rekan pelaku sempat bersenggolan saat berjoget diatas panggung sehingga terjadilah ribut mulut dengan rekan Korban Andri kemudian rekan pelaku mengajak turun dari panggung untuk berkelahi yang berjarak 10 meter dari pesta.

Kemudian pada adegan ke 17 rekan korban Andika Saputra yang berada disebelah pelaku menarik sehingga korban Oka memukuli bagian kepala pelaku hingga terduduk,saat terduduk itulah pelaku mengayunkan tikaman ke belakang dan tepat pisau pelaku mengenai bagian pinggang korban.

Melihat rekannya terjatuh bersimbah darah rekan korban langsung mengejar pelaku namun keburu kabur,,sehingga rekan korban lainnya mengantarkan korban ke puskesmas Bermani Ulu namun jiwa korban tidak tertolong lagi.

” Rekontruksi ini untuk melengkapi berkas penganiayaan berujung kematian korban Oka sehingga bisa kita limpahkan ke pihak kejaksaan Rejang Lebong,” Kata Kapolsek Bermani Ulu Ipda Aldino.

Sementara itu,pelaku diancam pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat 3 dengan ancaman 7 tahun penjara.(HS-06)