Pelaku UMKM di Kota Lubuklinggau Latihan Mengemas Produk

Sedikitnya 25 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Lubuklinggau mengikuti pelatihan pengemasan produk yang digelar Dinas Koperasi dan UKM, Selasa (21/7/2020)

SILAMPARI ONLINE,

LUBUKLINGGAU– Dinas Koperasi dan UKM Kota Lubuklinggau mengadakan pelatihan pengemasan produk. Kegiatan ini diikuti 25 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Hotel Smart Lubuklinggau.

Bacaan Lainnya

Walikota Lubuklinggau melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Agus Sugianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan omset usahanya dan nilai produk para pelaku UMKM di Kota Lubuklinggau.

“Saya berharap para perserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga mampu memberi pengetahuan terhadap pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan nilai jual produk,” kata Agus.

Selanjutnya, ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat, dimana peserta dapat memahami pentingnya pengemasan produk, sehingga produknya mempunyai daya saing dipasaran.

“Kemasan ini sangat penting, apalagi didukung dengan kualitas produk yang baik. Jika produknya bagus, namun kemasannya kurang bagus agak mengurangi pemasaran,” ungkapnya.

Agus mengingatkan kepada peserta untuk memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang saat ini, seperti facebook, instagram dan lain sebagainya untuk memasarkan produk yang dijual.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Emra Endi Kusuma dalam sambutannya mengatakan peran UMKM sangat tinggi dalam pembangunan ekonomi di Lubuklinggau. Untuk itu, UMKM harus terus didorong, salah satunya dengan diberikan pelatihan agar para pelaku UMKM mampu membedakan kemasan berdasarkan fungsi, jenis serta bahannya.

Dalam pelatihan pengemasan produk, lanjut Emra diikuti 25 peserta selama 3 hari dimulai 21 Juli sampai 23 Juli 2020, dengan narasumber pejabat dari Dinas Koperasi dan UKM, Instruktur dari Politeknik Palcomtech Palembang, Dinas Kesehatan dan PT Grab Lubuklinggau. Dalam kegiatan ini panitia tetap menekankan protokol kesehatan Covid-19, terlihat semua peserta menggunakan masker dan face shield sebagai upaya memutuskan mata rantai covid-19. (*)