Pembangunan Jalan Usaha Tani Diduga Asal Jadi

JALAN : Kondisi jalan usaha tani yang dibangun di dusun IV Desa Bandung Baru Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang. Foto diabadikan baru-baru ini. (Darul Qutni/Silampari Online).

SILAMPARI ONLINE, KEPAHIANG – Pengerjaan pembangunan jalan Usaha tani (JUT) yang dianggarakan melalui Dinas Pertanian Kabupaten
Kepahiang, tahun anggaran 2019, diduga asal jadi.

Informasi yang berhasil dihimpun, jalan yang dibangun didusun IV Desa Bandung Baru Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang ini menelan dana Rp 140 juta.

Muat Lebih

Berdasarkan data yang tertera dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Kabupaten Kepahiang Tahun 2019, atau yang ditayangkan pada web https://sirup.lkpp.go.id/sirup/home/penyedia/satker/101979. Ada 6 item anggaran pembuatan jalan produksi senilai Rp 180 juta, dan 4 item anggaran senilai Rp 140 juta, seluruh pengerjaannya dilakukan secara penunjukan langsung (PL). Item ini jika diakumulasikan akan berjumlah senilai Rp 1,64 miliar.

Kondisi jalan saat ini diduga asal jadi karena jalan yang berupa Telford/pengerasan tersebut tidak berbentuk seperti bangunan Telfod pada umumnya.

Batu gunung yang merupakan bahan baku tidak merata, dan bebatuanya ukuran bervariasi sebagian jalan tersebut masih berupa tanah dan tidak terlihat bebatuan sebagai dasar jalan tertutup oleh rerumputan.

Sedangkan batu pengunci bangunan
ini juga hanya sebagian saja, dan ketebalannya tidak sesuai dengan konstruksi Telford pada umumnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan saat dihubungi wartawan melakui layanan pesan Whatsapp (WA) menjelaskan jika jalan ini dikerjakan oleh salah satu rekanan.

Terkait pembangunan yang dinilai asal jadi ini, Hernawan mengatakan, jika itu benar, dia mempersilahkan agar proyek tersebut diberitakan atau dilaporkan

“Jikalau pembangunanya tidak sesuai silahkan saja mau dilapor atau diberitakan,” tulisnya. (KHS-06)