Satu Untuk Semua

Pembangunan Menara Tower Air Mengundang Tanya

Silampari Online,

EMPAT LAWANG- Pembangunan menara air di Desa Taba Kebon Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, mengundang tanya pengguna jalan. Pasalnya, lokasi pendirian tower air tersebut, tepat berada di bahu jalan lintas tengah Sumatera (Jalintengsum) dan dikhawatirkan menggangu arus lalu lintas.

“Apakah tidak ada lokasi lain, kok didirikan di bahu jalan. Inikan jalan negara, tidak bisa sembarangan mendirikan bangunan permanen di bahu jalan,” catus Bidel, salah seoarang pengendara yang mengaku hendak ke Lubuklinggau, kepada Harian Silampari, Jum’at (10/8).

Menurut dia, dalam suatu pembangunan, diperlukan suatu perencanaan yang matang dan dipikirkan azaz guna dan manfaat. Dia khwatir, pembangunan sarana dan prasarana air bersih tersebut, justru menjadi bangunan yang sia-sia saat terjadi pelebaran badan jalan negara.

“Makanya, pemerintah daerah biasanya melakukan koordinasi dengan penanggungjawab jalan nasional, dalam hal ini Balai Besar Jalan dan Jembatan Kementerian PU Pera, meskipun hanya membuat trotoar saja. Kalau saya lihat, sepertinya bangunan itu tidak mungkin ada koordinasinya,” katanya menduga-duga.

Oleh karena itu jelas dia, jika beluma ada koordinasi dengan Balai Besar Jalan dan Jembatan Kementerian PU Pera, alangkah baiknya agar dikaji ulang. Sebab berdampak pada penyempitan badan jalan nasional. “Sayang nanti tujuan pembangunannya sudah baik, malah menjadi sia-sia,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Sekeretaris Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, M Mauluddin saat dikonfirmasi mengatakan, pada tahun anggaran 2018 ini, pihaknya tidak memiliki proyek pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Desa Taba Kebon Kecamatan Saling.

“Kemungkinan itu bersumber dari Dana Desa. Kalau APBD Empat Lawang, tidak ada pembangunan sarana dan prasarana air bersih di desa itu. Kecuali tahun 2016, pernah ada Pamsimas di sana,” tukasnya. (HS-05)

Komentar
Loading...