Pembawa Sajam Diancam 10 Tahun Penjara

Kapolsek Lais kab. MUBA. AKP Syafaruddin SH. Bersama kanitres ipda Sunardi saat ungkap kasus pemuda pembawa Sajam .

Silampari Online

MUSI BANYUASIN, – Patroli rutin yang dilakukan petugas Polsek Lais berhasil membekuk pelaku pembawa senjata tajam, Senen(17/2/2020) sekitar pukul 17.30 wib. Indra Kusuma alias In ( 23 ), petani, warga Dusun III Desa Tanjung Agung Selatan.

Bacaan Lainnya

Dia diamankan Petugas saat berada di Jalan umum Teluk kijing III – Tanjung Agung Desa Tanjung agung selatan Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin, yang selama ini dikenal rawan kejahatan.

Kini pelaku bersama barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Lais untuk menjalani proses hukum. Penangkapan pelaku bermula dari petugas Polsek Lais melakukan patroli rutin di tempat tempat yang rawan kejahatan. Saat petugas melintas di Jalan umum Teluk kijing III – Tanjung Agung Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais.
Petugas melihat pelaku memperlihatkan gerak gerik yang mencurigakan. Lantas petugas menghampiri pelaku dan melakukan penggeledahan. Ketika dilakukan penggeledahan petugas mendapati sebilah pisau terselip dikantong celananya. Petugas langsung mengamankannya.

Kapolres Muba , AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.I.K melalui Kapolsek Lais AKP Syafaruddin SH, didampingi Kanitres Ipda Sunardi SH ketika dikonfirmasi, Selasa (18/2/2020) membenarkan penangkapan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Lais beserta anggota reskrim dan anggota sedang melaksanakan patroli rutin dengan menggunakan kendaraan R.4 (KRYD) kegiatan rutin yang ditingkatkan di tempat-tempat rawan tindak pidana yaitu di Jalan Teluk kijing III – Tanjung Agung Desa Tanjung Agung Selatan. Saat itu anggota melihat ada orang yang mencurigakan sedang berdiri di jalan lalu anggota langsung memberhentikan kendaraan dan melakukan penggeledahan badan dan saat dilakukan penggeledahan didapati pada pinggang sebelah kanan pelaku sebilah senjata tajam jenis pisau saat ditanya senjata tajam jenis pisau tersebut untuk menjaga diri. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan bersama barang buktinya. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman penjara selama-lamanya 10 Tahun penjara ” jelasnya. (Heri)