Pemberdayaan Masyarakat Medco E&P : Mulai Dari Pakan Ternak Hingga Listrik Masuk Desa

Peresmian Peralihan Listrik Program Bright ke PLN di Desa Bunut bersama Bupati Musi Rawas.

PT MEDCO E&P INDONESIA (Medco E&P) terus melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas (migas) bumi berdampingan dengan masyarakat dan pemerintah. Sejalan dengan itu, Perusahaan terus membina hubungan berkelanjutan dengan masyarakat, berdedikasi terhadap perlindungan dan pelestarian lingkungan serta mengimplementasi program pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan.

PT Medco E&P Indonesia juga selalu berdialog dengan para pemangku kepentingan tentang program pemberdayaan agar sesuai dengan potensi sosial, ekonomi, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Begitu juga di Sumatera Selatan, perusahaan selain berupaya untuk memenuhi target produksi migas juga meningkatkan kualitas dan kuantitas program pemberdayaan masyarakatnya.

Pada 2019 ini, beberapa kegiatan pemberdayaan unggulan, diantaranya GORILA (maGot daRi LAlat). Merupakan program pembuatan pakan ternak alternatif berupa larva dari lalat Black Soldier Flies yang kaya protein.

Program ini sekaligus mendukung pemanfaatan sampah organik dan mampu menekan biaya pakan sehingga peternak mendapatkan keuntungan lebih besar serta ternak menjadi lebih sehat.

Program unggulan lainnya adalah pertanian System of Rice Intensification (SRI) Trisakti, kelanjutan dari pertanian organik sebelumnya, dengan mengembangkan bibit baru ‘Trisakti’. Dengan bibit ini mampu panen dalam waktu 75 hari.

Uji coba telah dilakukan di Desa Trijaya, Musi Rawas, dan menghasilkan panen perdana sebanyak 7,8 ton Gabah Kering Panen.

Selain itu, program Madu Hutan (Mantan), yaitu budidaya lebah hutan (apis cerana) di kawasan perkebunan yang sekaligus juga sebagai upaya konservasi biodiversity dengan mempersiapkan sumber nektar baru berupa bunga xanthostemon.

Perusahaan juga melaksanakan program peningkatan kapasitas masyarakat dengan pelatihan keterampilan wirausaha dan mendukung program pendidikan, kesehatan, bantuan bencana, fasilitas umum dan sosial.

Penerima Manfaat

Panen Raya Padi SRI Organik dari Kelompok Tani Mekar Sari di Desa Trijaya.

Salah seorang warga penerima manfaat program, Srihadi, petani SRI Organik dari Kelompok Tani Mekar Sari, Desa Trijaya yang mulai memanfaatkan padi SRI dari tahun 2016 mengaku, sebelumnya penanaman padi selalu banyak masalah di sawah dengan hasil panen 2-3 ton perhektarnya.

“Berkat mengikuti program pemberdayaan dari Medco E&P sekarang bisa menghasilkan 6 – 7 ton perhektarnya,” katanya.

Hal senada diungkapkan Widodo, petani lebah madu hutan dari Desa Trijaya. Dia mengaku usaha madu hutan yang dijalani sebelumnya hanya menghasilkan 100-115 kilogram perbulan, setelah mengikuti program Mantan dari Medco E&P dengan pembudidayaan lebah Avicerenna ini, produksi dan nilai jualnya meningkat tinggi serta hasilnya bisa mencapai 150 – 160 kilogram perbulan.

Listrik Masuk Desa

Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan Saat Meresmikan Peralihan Listrik Program Bright ke PLN.

Tidak hanya pada bidang pertanian dan peternakan, Medco E&P juga menyelenggarakan Program ‘Bright’, yaitu salah satu pemberdayaan masyarakat bersama SKK Migas perwakilan Sumbagsel, berupa penyediaan pasokan energi listrik di desa sekitar wilayah operasi Stasiun Gunung Kembang, Musi Rawas.

Program ini telah berhasil memenuhi kebutuhan listrik di sana sejak 2014 hingga kini. Dalam rangka mendukung keberlanjutan penyediaan energi listrik oleh pemerintah maka program ini dialihkan pengelolaannya kepada Perusahaan Listrik Negara. Peresmian pengalihannya disaksikan Bupati Musi Rawas, Hendra Gunawan pada akhir Oktober 2019.

Program Bright diinisiasi oleh Medco E&P Indonesia dan SKK Migas pada 2011, saat itu, di desa sekitar Stasiun Gunung Kembang belum teraliri energi listrik. Setelah melalui berbagai persiapan maka pada 2014, program ini mulai mengaliri listrik ke satu desa, yaitu Sungai Bunut.

Pengelolaan serta perkembangan program ini dapat dicapai berkat partisipasi dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Perusahaan Daerah.

Pada program ini, Medco E&P menjadi penyedia gas bagi pembangkit listrik di lima desa, yaitu Gunung Kembang Lama, Gunung Kembang Baru, Sungai Bunut, Sungai Naik, dan Pangkalan Tarum.

Hingga kini, program ini berhasil memasok listrik sebesar 900 KVA untuk 696 Kepala Keluarga sehingga turut mendukung Program Percepatan Listrik Masuk Desa yang juga menjadi program Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.

VP Relations & Security Medco E&P Drajat Panjawi berharap, program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih pada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung kelancaran operasional program ini,” ujarnya. (ADV)