oleh

Pemdes Ciptodadi Salurkan BLT-DD Tahap Pertama

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Dipelopori Penjabat Sementara Kepala Desa (Pjs Kades), Pemerintah Desa (Pemdes) Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas (Mura) menyalurkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD). Bantuan diberikan bagi 239 Keluarga Penerima Bantuan (KPM).

Acara penyerahan BLT-DD berlangsung di Kantor Desa Ciptodadi dan disaksikan Camat Sukakarya, M Setiawan, BPD, Babinsa, Perangkat Desa dan Pendamping Desa. Bahkan, dalam pelaksanaan penyaluran menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Pjs Kades Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Mura, Ade Kristiono mengatakan, bahwa untuk hari ini (kemarin) Pemdes menyalurkan BLT-DD tahap pertama atau untuk bulan Januari.

Dikatakannya, untuknjumlah penerima BLT-DD di Desa Ciptodadi sebanyak 239 keluarga penerima manfaat (KPM). Dimana, untuk besaran bantuan yakni sebesar Rp300 ribu per KPM.

Mengenai kriteria penerima bantuan ini sendiri. Maka dirinya mengaku tidak serta merta diberikan begitu saja. Melainkan, sesuai dengan kriteria yang telah diatur yakni disamping miskin atau tidak. Maka tentunya tidak mendapatkan bantuan lainnya seperti PKH, BPNT dan lain sebagainya. Bahkan, untuk penerima bantuan ini diusulkan melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes).

Hanya saja, diakui bantuan ini terlambat disalurkan karena memang anggarannya baru bisa dicairkan tepatnya minggu lalu akibat ada perubahan sistem penyaluran yang dulunya masuk dalam Dana Desa (DD) namun sekarang secara terpisah.

Terlepas dari itu dirinya menghimbau agar bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan sebaiknya-baiknya terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan jangan sampai disalahgunakan.

Sementara itu, Camat Sukakarya, Kabupaten Mura, M Setiawan mengatakan menjelaskan, untuk Ciptodadi Desa keempat yang menyalurkan BLT-DD setelah sebelumnya Desa Yudha Karya Bhakti, Rantau Ali dan Bangun Rejo. Dimana, penyaluran ini terlambat disalurkan karena memang awalnya melalui secara transper namun karena pembuatan rekening lambat maka tahap pertama secara manual. Sehingga, diharapkan setelah penyaluran ini maka secepatnya penyaluran tahap berikutnya. (Kris)