Pemerasan Bermodus Tabrak Lari

Tersangka Henra diamankan di Mapolsek Karang Dapo karena diduga terlibat pemerasan, Jumat (6/9/2019). foto Humas Polres Mura for Silampari Online

*1 Tertangkap, 3 DPO Pemerasan

SILAMPARI ONLINE

MURATARA-Satu dari empat pelaku penganiyaan dan pengeroyokan dan atau pemerasan dan ancaman Kusno Sunardi (69), warga Desa Biaro Baru, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara, diringkus anggota Polsek Karang Dapo.
Tersangka Henra alias Hen Lebong (29), warga Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karang Dapo, (Tertangkap). Lalu MBRAN (35), warga Kelurahan Karangdapo, Kecamatan Karangdapo, Kabupaten Muratara (DPO), Deni (DPO), Jami (30), warga Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo (DPO).

Muat Lebih

Tersangka dibekuk Jumat, 06 September 2019 sekitar pukul 06.00 WIB, di dalam rumah atau Long House, PT AGRO, tanpa memberikan perlawanan. Guna kepentingan penyidikan, tersangka diamankan di Mapolsek Karang Dapo. “Tersangka Henra alias Hen Lebong diancam pasal 351 dan pasal 170 dan atau pasal 53 Jo 368 KUHP),” kata Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kapolsek Karang Dapo AKP A. Darmawan didampingi kasubag humas dalam press rilisnya.
Kapolsek AKP A Darmawan menerangkan, kejadiannya Senin, 25 Maret 2019 sekitar pukul 21.00 WIB, di Kelurahan Karang Dapo Kecamatan Karangdapo Kabupaten Muratara.

Pelaku berjumlah 4 (empat ) orang meminta uang kepada korban sebesar Rp 1000.000,-(satu juta rupiah) akan tapi karena korban tidak ada uang, sehingga menyerahkan uang sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah), kepada pelaku dikarenakan ketakutan.

“Modus operandi, pelaku menuduh korban melakukan tabrak lari padahal tidak pernah terjadi,” ucapnya.
Masih kata dia, akibat peristiwa tersebut, korban mengalami gangguan kesehatannya. Akibat penganiyaan, dan mengalami kerugian atas pemerasan dan ancaman para pelaku, dan mengalami kerugian materi dan ketakutan kepada pelaku.
“Korban mengadukan ke pihak yang berwajib, Karangdapo untuk mengungkap pelaku dan menuntut secara hukum berlaku,” ujarnya.

Setelah menerima pengaduan korban, Jumat, 06 September 2019 sekitar pukul 04.00 WIB, Kapolsek Karangdapo AKP A . Darmawan memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota unit Reskrim Polsek Karang Dapo, untuk melakukan ungkap kasus tersebut dan setelah dilakukan penyelidikan dan diketahui keberadaannya, pelaku yang sudah 6 (enam) bulan melarikan diri dari kejaran petugas.

Sehingga didapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Sungai Jernih Desa Rantau Kadam, Kecamatan Karangdapo, Kabupaten Muratara. Kemudian personel Reskrim melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku. Alhasil, petugas mengamankan tersangka yang sedang berada di dalam rumah atau long house, PT AGRO atau tempat persembunyian pelaku dan setelah berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan kepada petugas dan dilakukan interogasi kepada pelaku dan mengakui perbuatannya. Kemudian pelaku dapat dibawa ke Polsek Karangdapo, selanjutnya diamankan untuk proses hukum yang berlaku. (SO-01)