Pemilihan BPD di Musi Rawas Dinilai Tidak Prosedural

Puluhan warga Desa Karya Sakti Kecamatan Muara Kelingi yang mendatangi Kantor DPMD Mura untuk memberikan pengaduan tahapan pemilihan BPD yang non prosedural


MUSIRAWA
S- Puluhan warga Desa Karya Teladan Kecamatan Muara Kelingi, mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Pemerintah Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas (Mura). Kedatangan warga tersebut terkait adanya kejanggalan dalam tahapan kegiatan pengisian dan pemberhentian anggota BPD Karya Teladan.

“Ada enam point yang kami sampaikan ke Bupati Musi Rawas melalui DPMD, pertama Musdes diselenggarakan oleh Kades dan Sekdes bukan dilaksanakan oleh BPD. Sedangkan dalam perbup nomor 85 tahun 2018, Musdes diselenggarakan BPD dan difasilitasi oleh Kades. Jadi bukan Kades yang menyelenggarakan Musdes untuk pengisian dan pemberhentian BPD,”tegas Buston warga Desa Karya Teladan, kepada Harian Silampari, Selasa (10/9).

Muat Lebih

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa hal kedua hasil Musdes yang menentukan mekanisme pemilihan BPD dianggap tidak sah. Sebab dalam Musdes tersebut tidak dilakukan voting, jadi tidak tahu berapa jumlah yang setuju dengan pemilihan langsung ataupun keterwakilan.

“Ketiga tidak ada ruang diskusi dalam musdes, kepanitiaan tidak sesuai dengan Perbup. Sebab dalam kepanitian ada delapan orang perangkat Desa sedangkan tiga orang lainnya unsur dari masyarakat,”terangnya.

Terlepas dari itu, tidak ada transparan atau sosialisasi dilakukan panitia kepada masyarakat. Sebab warga yang hendak mencalonkan menjadi BPD tidak diberitahukan persyaratannya.”Saya pikir Pemdes dan panitia telah melakukan kesalahan prosedural sebagaimana diatur dalam perbup, kami menolak mekanisme pemilihan yang sudah ditetapkan karena tidak sesuai perbup,”paparnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Mura, Ahmadi Zulkarnain melalui Kabid Pemdes Rian Pratama menjelaskan, terkait pengaduan dari warga Desa Karya Teladan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Camat untuk mengetahui kejelasan permasalahannya. “Kita sudah ada landasan dalam pemilihan BPD. Makanya jangan sampai melenceng dari Perbup,”pungkasnya. (HS-03)