Pemilihan Miss Waria Dibatalkan

<small> <div style="text-align:right;">FOTO : ELPAN/HARIAN SILAMPARI</div></small> <strong>BATAL : </strong> Tuan rumah yang bakal melaksanakan acara pemilihan Miss Waria menandatangai surat pernyataan pembatalan kontes tersebut, Rabu (23/1).

Silampari Online,

LUBUKLINGGAU – Sempat viral dan menuai kecaman dengan beredarnya undangan pemilihan miss waria yang akan digelar salah seorang warga di lingkungan RT 02, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II dalam rangka selamatan rumah berujung dibatalkannya acara tersebut.

Muat Lebih

Itu berdasarkan hasil pertemuan dan kesepakatan yang dilakukan pihak Kelurahan, Kecamatan, Babinkamtibmas, Babinsa, Tokoh Agama, Pemuka Adat, Ketua RT setempat bersama dengan Selvi selaku tuan rumah, Rabu (23/1) di Kantor Kelurahan Mesat Seni. Hasil pertemuan itu, Selvi membuat surat pernyataan diatas materai.

“Berkaitan dengan yang viral tadi, masalah pelaksanaan kegiatan tadi, berdasarkan kesepakatan, sudah bersepakat bahwa itu dibatalkan, tidak jadi dilaksanakan,” kata Camat Lubuklinggau Timur II, Tegi Bayuni.

Menurutnya, untuk acara selamatan rumah tetap dilaksanakan. Namun acara selamatan rumah tanpa ada acara pemilihan miss waria.  

Undangan yang sempat viral dan dikecam pengguna medsos di Lubuklinggau itu menyebar di Facebook (FB). Undangan bertuliskan Undangan Pemilihan Mis Waria, jadwal acara Kamis malam Jumat, 24 malam 25 Januari 2019, pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai. Alamat acara di Mesat Seni RT 02 (Dekat Kopi Bubuk Sahabat) dengan hiburan orgen tunggal.

Selain itu, dalam undangan tertulis pula Dalam rangka selamatan rumah. Dan juga bertuliskan Kami yang Mengundang Selvi dan keluarga.

“Acara sedekah tetap, malam hari. Jadi orgen tunggal dilaksanakan siang hari pada saat acara masak-masak untuk keluarga yang hadir,” jelas Camat.

Pihaknya juga meminta pihak keluarga pasca pertemuan kemarin untuk memberikan klarifikasi di medsos. Sebab undangan yang viral tersebut membuat resah. “Kita minta juga pada pihak keluarga mengumumkan di medsos bahwa acara itu dibatalkan, tidak jadi dilaksanakan. Klarifikasi, karena meresahkan,”ujarnya.  

Lebih lanjut, pihaknya bersama RT akan memantau dan mengawasi acara hajatan itu. “Kepada keluarga, kita minta sama-sama mengawasi, termasuk RT yang hadir hari ini sama-sama mengawasi supaya memang bukan itu (acara pemilihan miss waria),”terangnya.

Sementara itu Selvi selaku tuan rumah mengatakan akan membatalkan acara pemilihan miss waria yang direncanakannya.

“Sebenarnya ia tidak mau, tidak ada niat, kami juga malu sebenarnya, namun adik saya tetap memaksa. Tahu tahu undangan tersebut sudah ada di fb, kalau jadi masalah lebih baik kita batalkan,”ujarnya.

Sementara itu Ketua RT 02, Kelurahan Mesat Seni, Muhamad Yani menjelaskan, hasil mufakat bahwa acara dirumah Ibu Selvi yakni acara miss waria dibatalkan. Mengingat itu belum pernah terjadi diacara hajatan.

“Mudah-mudahan acara itu akan dilaksanakan dengan acara undangan biasa dan tidak akan melaksanakn acara miss waria tadi,” terangnya. 

Sementara itu Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengatakan persoalan tersebut sudah selesai. “Alhamdulillah tokoh masyarakat, agama, lembaga adat, RT, Lurah, camat, mereka sudah bisa menyelesaikan persoalan itu. Jadi batal,” pungkasnya.(HS-02)