oleh

Pemkab Mura Laksanakan Rapat Tertutup Polemik Faham Salafi dan Wahabi MTA

Silampari OnlineĀ 

MUSI RAWAS- Polemik Majelis Tafsir Alquran (MTA) mengenai Faham Salafi dan Wahabi yang beberapa waktu lalu sempat menjadi topik hangat di Kelurahan Talang Ubi Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas (Mura) kini berlanjut.

Bertempat di ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mura Selasa (23/3/2021) rapat lanjutan menindaklanjuti hasil musyawarah warga kelurahan Talang Ubi bersama RA Binbas dan MTA sebagaimana tertuang dalam surat camat megang sakti nomor 300/121/MS/2021 tertanggal 10 Maret 2021 di laksanakan secara tertutup.

Pertemuan yang di fasilitasi Pemkab Mura tersebut di hadiri dari perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Pengurus Cabang (PC) NU,TNI,Polri dan OPD terkait.

Warga Kelurahan Talang Ubi Bintoro merasa kecewa pasalnya pertemuan tersebut tidak lagi melibatkan perwakilan warga Kelurahan Talang Ubi, padahal persoalan polemik MTA faham salafi dan wahabi yang akan di bahas adalah lanjutan pembahasan dalam rapat di Kecamatan Megang Sakti.

“Sebagai warga Kelurahan Talang Ubi kami kecewa karena tidak dilibatkan dalam rapat lanjutan yang dilaksanakan oleh Pemkab Mura,”jelas Bintoro.

Kendati demikian sebagai warga Kelurahan Talang Ubi ia berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat menghasilkan kebijakan yang dapat di buat oleh Pemkab Mura. (Musyanto)