Pemuda ini tertangkap petugas lapas menyelundupkan HP di dalam tas

    1131
    Advertisement

    BANYUASIN. HS- Petugas Lapas Kelas III Banyuasin kembali mengagalkan penyelundupan handphone (HP) dan Charger yang dilakukan oleh pemuda berinisial MI warga Pangkalan Balai, Banyuasin saat hendak mengunjungi ayah kandungnya berinisial AR yang merupakan Tahanan kasus Peredaran Farmasi Ilegal.

    Handphone tersebut diselundupkan di dalam Tas yang dibawanya ketika hendak berkunjung, tetapi berkat ketelitian Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U), Hasbi dan Hanafi disaksikan Kasatgas P2U Hendri, maka usaha itu dapat digagalkan.

    Hasbi selaku petugas P2U mengatakan, Pengunjung tersebut berusaha mengelak bahwa HP itu bukan miliknya, melainkan milik temannya yang sedang menunggu di luar. Namun Petugas tak menghiraukan dan tetap mengambil tindakan.

    “Kejadiannya di area portir. Ketika hendak diperiksa kami dapati HP dan Charger pengunjung di dalam tas. Pengunjung itu beralasan bahwa it tas milik temannya, namun alasannya tidak kami terima karena tidak masuk akal,” ujarnya.

    Sedangkan Kepala Lapas Kelas III Banyuasin, melalui Kasubsi Keamanan dan Ketertiban, Muamar Fihri, Rabu (06/02/2019) mengatakan, kejadian seperti itu bukan yang pertama kali terjadi. Beberapa waktu sebelumnya pernah terjadi hal serupa namun digagalkan petugas.

    “Pengunjung yang melanggar tersebut untuk kali pertama dikasih peringatan lisan, selanjutnya apabila kedapatan lagi maka tidak boleh masuk untuk batas waktu yg akan diputuskan kemudian,” jelasnya.

    Muamar menambahkan, Sosialisasi dan Penandatangan Surat Pernyataan akan mematuhi tata tertib yang berlaku di dalam Lapas sudah dimulai awal tahun kemarin sebagai upaya meminimalisir pelanggaran tata tertib. Tak hanya kepada penghuni Lapas, Sosialisasi juga kerap dilakukan kepada pengunjung.

    “Sebagaimana kita ketahui bahwa larangan membawa alat komunikasi di dalam lapas/ rutan terdapat di Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 6 Tahun 2013. Oleh karenanya, ini merupakan pelanggaran yang besar dan harus segera ditindak,” tutupnya.

    Kepada petugas yang berhasil menggagalkan usaha penyelundupan barang terlarang, pihak Lapas akan memberikan reward atas kejeliannya tersebut.